dan bisa dipakai juga sebagai media pengajaran benda-benda langit.
Kemampuan bersosialisasi sangat penting bagi anak pada saat mereka menginjak bangku sekolah. Biasanya anak yang memiliki kemampuan sosial yang baik, akan lebih mudah mengikuti pelajaran di sekolah. Sehingga kesiapan anak saat hendak masuk ke dalam bangku sekolah, tidak hanya bisa dinilai dari kemampuan mereka di bidang akademik saja, misalnya membaca, menulis, berhitung, dan lainnya.
Orang tua harus bisa membimbing anaknya agar mereka bisa memilikibanyak teman. Hal ini sangat penting agar anak-anak bisa berkembang secara pribadi. Ada kalanya orangtua memasukkan anaknya yang belum berusia satu tahun di taman bermain. Ini semata agar anaknya dapat bersosialisasi dengan anak-anak seusianya meskipun, misalnya, belum bisa bicara.
Meski belum dapat berbicara, anak-anak tetap bisa berteman. Anak-anak tetap makhluk sosial dan menikmati saat mereka berada di dekat anak-anak lain. Beberapa permasalahan yang mungkin timbul pada saat anak bersosialisasi dengan tema sebayanya adalah sulit berbagi, mau menang sendiri,tidak bisa bersabar,kurang mau mendengarkan, dan lainnya. Dan biasanya sifat-sifat anak-anak seperti itu bisa menumbulkan konflik. Jangan khawatir, konflik tersebut nantinya akan membuat anak belajar berbagi dan bekerja sama, dan ketrampilan bersosialisasi yang lain.
Orang tua juga tidak boleh terlalu banyak memberi batasan-batasan pada anak. Misalnya hanya boleh berteman dengan yang satu suku, agama, dan ras saja. Dengan memberikan batasan-batasan seperti itu, secara sadar atau tidak orang tua telah mengajarkan sikap tertutup dan bahkan ketidaksukaan pada orang lain. Nah... Bagaimana agar seorang anak bisa lebih terbuka dan mau berteman pada siapa saja?
Kak Zepe mempunyai sebuah lagu baru yang akan mengajarkan kepada anak-anak tentang indahnya perbedaan. Dengan mengajarkan lagu ini anda akan mengajarkan anak-anak akan indahnya perbedaan, dan memberikan pengertian bahwa perbedaan adalah kekayaan. Lagu anak karya Kak Zepe ini berjudul,”Seindah Bintang di Langit”. Lirik lagu ini adalah sebagai berikut:
Hatiku senang, tidur pun tenang
Bila tak punya musuh walau seorang
Mamaku senang, papaku senang
Kar'na ku punya banyak teman
Sebangak bintang di langit, itulah teman-temanku
Seindah warna pelangi, itulah teman-temanku
Bagaimana? Menarik bukan? Yuk download lagu ini dengan klik di SINI.
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
(Lagu Plesetan Untuk Mendidik Anak Usia Dini, TK, RA, dll)
Lagu-lagu anak di bawah ini disusun sesuai dengan kebutuhan guru PAUD. Bersama Kak Zepe, adik-adik pasti akan selalu ceria, dan bersemangat dalam belajar.
1.Lagu Pronoun ( I, We, You, They, He, She)
Karya: Iendah Fauziyah
Nada: Anak Gembala
Aku itu I (sambil nunjuk diri sendiri)
kamu itu you (sambil nunjuk teman)
Dia itu he (sambil nunjuk teman laki-laki)
Dia itu she (sambil nunjuk teman perempuan)
Merekaaa they (menunjuk ke semua anak)
Kita itu we, we are family we are so happy...
syalalalalala,syalalalalala...
2.Fruit Song
Karya: Sandra Sutjipto
Nada: Are You Sleeping
.Watermelon... Watermelon...
Papaya... Papaya...
Banana... Banana...
Tomato... Tomato...
Setelah nyanyi, ditanya b.indonesianya watermelon buah apa? Papaya buah apa? Banana buah apa? Tomato buah apa?
3. Lagu “Colors”
Nada: Balonku
Karya: Laila Gazir
Yellow kuning White putih
Black hitam blue biru
Green hijau red merah
Brown coklat Grey abu-abu
come on singing together yes yes !
And don't forget to Allah go go !
Come on singing together
And don't forget to Allah
4. 4 Sifat Rasul
Nada: Indung-indung
Karya: Monika Nere
Ada berapa sifat rasul ?
sifat rasul ada 4
satu sidiq
dua amanah
tiga tabligh
empat fathonah
siddiq benar
amanah jujur
tabligh menyampaikan
fathonah cerdas
siddiq benar
amanah jujur
tabligh menyampaikan
fathonah cerdas
5. Sayang Allah dan Rosul
Nada: Potong Bebek Angsa
Karya: Irfa S
Potong bebek angsa bacalah bismillah
fakir miskin minta berilah sedekah
di sayang Allah di sayang Rosul
jd lah anak2 yg pemurah..
6. 10 Malaikat
Nada: Burung Hantu
Karya: Yulia Ayu
10 malaikat yang wajib kita imani
Jibril menyampaikan wahyu
Mikail membagi rezeki
Isroil mencabut nyawa
Isrofil tiup sangkakala
Malik menjaga neraka
Ridwan menjaga syurga
Roqib(prok3x) atid (prok3x)
Catat amal kita
Munkar(prok3x) nankir(prok3x)
Tanya dlam kubur
7. Siapa Anak Soleh?
Nada: Bila Kau Suka Hati
Karya: Dheean Ahmad
siapa anak sholeh tunjuk tangan.....SAYA
Siapa anak sholeh tunjuk tangan....SAYA.
Siapaaa yang banggaa jadi anak yang sholeh
,saya anak yang sholeh tunjuk tangan.......SAYA.
8. Angka dan Benda
Karya: Ikhe Sri
(Nada ampar2 pisang)
1 itu pensil...
2 bebek berenang...
3 burung terbang...
4 kursi terbalik...
5 perut badut...
6 ular melingkar...
7 tongkat kakek...
8 telor bertumpuk...
9 balon terbang...
10 pensin ϑαn bola....
9. Luncat Luncat Yuk
(Lagu Sunda)
Karya: Mieske N
Nada: Pelangi Pelangi
Lagu sunda irama: Pelangi pelangi
Panangan katuhu diacung2keun
Panangan nu kenca diacung2keun
Panangan nu dua diacung2keun
Gugupay2 gupay babaturan
Sampeyan katuhu dicung2keun
Dampeyan nu kenca diacung2keun
Sampeyan nu dua diacung2keun
Yuk luncat yuk luncat luncat sing luhur.
10. "Nataan Raga", Lagu Sunda
Karya: Nada L
Tah ieu pangambung Tah ieu mastaka
Tah ieu mah cepil Tah ieu mah soca
Tah ieu mah taar Tah ieu mah damis
Tah ieu mah lambey Tah ieu mah angket
Tah ieu mah Tenggek Tah ieu panangan
Tah ieu mah cangkeng Tah ieu sampean
Eta sadayana di sebatna raga
Badan nu ilahar Rahmat kersa Allah.
11. Lizard on The Wall ( Cicak di Dinding)
Lizard, lizard on the wall....
Slowly, slowly it’s crawling...
Comes there a big mosquito...
Hup, hup, so then it’s eaten....
12. One, Two, Three
Nada: Satu – Satu
One two three satu dua tiga,
four five six empat lima enam,
seven eight tujuh delapan,
nine ten sembilan sepuluh
13. Colors Song
Nada: Abang Yakub
red red merah 2x
green hijau 2x
yellow itu kuning2x
blue biru2x
iramany : lagu "abang yakup " itu lo..
14. Fruits Song
Nada: London Bridge Falling Down
Tomato,mango,
melon/banana,
papaya/pineapple,
watermelon/
they are the fruits
15. Animals Song
Nada: Cucak Rowo
Elephant2x itu gajah/
crocodile2x itu buaya/
lion itu singa/
tiger itu harimau/
kalau panda ya tetep panda
16. Fruits Song
Nada: Cucak Rowo
Banana2 itu pisang/
tomato2x itu tomat/
avocado alpukat/
pineapple itu nanas/
kalo melon ya tetep melon
17. There is A Duck
Nada: Ada Kodok
There is a duck...wek...kuwek..wek...kuwek../
swimming in the pool ....wek...kuwek...wek...kuwek.../
looking for a worm...wek..kuwek...wek..kuwek//
in the fresh morning...wek kuwek..wek kuwek.../
ada bebek...wekkuwek2x/
berenang di kolam..wekkuwek2x/
mencari cacing...wekkuwek2x/d
i pagi yg cerah...wekkuwek2x....
18. Days Song
Nada: Potong Bebek Angsa
Senin itu Monday/
slasa itu Tuesday
/rabu itu Wednesday
/kamis itu Thursday
/jum'at itu Friday/
sabtu Saturday/
Sunday itu adalah hari minggu
19. Arah
Nada: Nama Tempat Sekeliling Kita
Right di kanan
left di kiri
behind di belakng beside disamping
turn Right belok kanan
turn left belok kiri
go on the street itu jalan lurus
20. Color Song
Nada: London Bridge
red and yellow
blue and greeen (3x)
red and yellow
blue and green
colours colours colours...
21. Verbs and Direction Song
Nada: Menanam Jagung
Jumping2x...jumping right and left
In front of and back, of so try again
Jumping2x...jumping right and left
In front of and back, of so let's stop now
Lift your right foot
And lift your left foot
Jumping...jumping...
Jumping...jumping..jumping...hey...
Lompat2..lompat kanan kiri/
maju dan mundur di ulang lagi/
lompat2..lompat kanan kiri/
maju dan mundur kita b'henti/
angkat kaki kananmu/angkat kaki kirimu/
melompat..lompat...melompat...lompat...heyy...
22. Up Down Left Right
Nada: Go Ale Ale
Up and down,atas dan bawah/
right and left, kanan dan kiri 2x
Putarkan badanmu,
goyangkan pinggulmu 2x
Shake...shake...shake...ale...ale..ale...
23. Fruits and Animals Song
Nada: Are You Sleeping
Watermelon2x.../
banana2x.../
papaya2x....
papaya2x /
tomato...
tomato....
Or
Snack and giraffe2x/
elephant2x.../
monkey...mongkey..monkey....2x
/butterfly....butterfly....
24. Five Little Monkey
Nada: Teko Kecil
**five little monkey
jumping on the bed/
one fell off and bumps his head/
mama calls the doctor and doctor said/
no more mongkey jumping on the be....
(jumlahx smakin b'kurang y bund....four/three/two ampe one)
Sumber gambar: rrestiyani.blogspot.com Lagu Anak Tema Kebutuhanku Karya Kak Zepe
Bila kita berbicara tentang kebutuhan mansia, tentu ada banyak sekali. Di dalam ilmu ekonomi, kebutuhan dibagi menjadi beberapa kelompok. Misalnya kebutuhkan menurut tingkat atau intensitasnya, kebutuhan menurut waktunya, dan kebutuhan menurut sifatnya. Mengapa anak-anak usia dini perlu mengenal kebutuhan mereka? Supaya anak-anak usia dini mengenal kebutuhan mana yang penting dan mana yang kurang penting, sehingga anak-anak usia dini menjadi cermat dalam menggunakan uang tabungan mereka. Dengan mengenal kebutuhan mereka, anak-anak usia dini juga akan diajak untuk semakin mengerti mengapa mereka perlu berdoa/beribadah, berolahraga, berteman, dan lainnya. Ada banyak lagu yang mengajarkan beragam kebutuhan manusia, dan telah dikelompokkan sesuai tema. Mari kita pelajari, sehingga nantinya bisa kita ajarkan kepada anak-anak Indonesia.
1. Tema Di Mana-Mana Ajarkan juga kepada anak-anak, mengapa kita membutuhkan teman. Sehingga anak-anak semakin mengerti pentingnya bersosialisasi. Diharapkan dengan menyanyikan lagu ini, kecerdasan sosial anak pun akan semakin meningkat.
2. Makanan SehatMakanan merupakan kebutuhan dasar / pokok manusia. Namun bukan berarti anak-anak bebas memilih makanan. Dengan lagu ini, kita juga bisa mengajarkan anak-anak ciri-ciri makanan sehat dan bergizi.
3. Asyiknya Berekreasi Rekreasi adalah salah satu kebutuhan manusia, meskipun kebutuhan ini bukanlah kebutuhan yang primer. Namun kita bisa menanamkan pada diri anak bahwa rekreasi tidak hanya melulu untuk bersenang-senang, namun juga untuk tujuan pendidikan.
4. Olah Raga ( Main Sepak Bola dan Bersepeda ) Olahraga adalah salah satu kebutuhan manusia. Contoh dari kegiatan olahraga adalah Sepak Bola dan Bersepda.
5. Alat Komunikasi Meskipun bukan merupakan kebutuhan primer maupun sekunder, Alat komunikasi merupakan salah satu kebutuhan yang penting pada jaman sekarang. Tidak ada salahnya kita kenalkan kepada anak-anak Indonesia.
6. Berdoa Berdoa merupakan salah satu kebutuhan yang penting bagi manusia yang beragama. Mengapa berdoa itu penting? Anak-anak bisa belajar dari lagu ini.
7. Selamat Malam Istirahat merupakan salah satu kebutuhan jasmani manusia. Lagu "Selamat Malam" bisa membantu anak-anak memahami pentingnya beristirahat.
Landasan Teori (Sumber wikpedia.org):
1. Kebutuhan menurut tingkatan atau intensitasnya a. Kebutuhan primer Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat harus terpenu, artinya apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan dalam hidupnya. Contoh: sandang, pangan, papan, pekerjaan b. Kebutuhan sekunder Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contoh: pendidikan , pariwisata, rekreasi, olahraga c. Kebutuhan tersier Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Contoh: mobil, motor, komputer, handphone, i-pad
2. Kebutuhan menurut waktunya a. Kebutuhan Sekarang Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak bisa ditunda-tunda lagi/kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Contoh: makan, minum, tempat tinggal, dan obat-obatan b. Kebutuhan yang akan datang/masa depan Kebutuhan yang akan datang adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda, tetapi harus dipikirkan mulai sekarang. Contoh: tabungan c. Kebutuhan tidak terduga Kebutuhan ini disebabkan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba / tidak disengaja yang sifatnya insidental. Contoh : konsultasi kesehatan d. Kebutuhan sepanjang waktu Kebutuhan sepanjang waktu adalah kebutuhan yang memerlukan waktu/lama
3. Kebutuhan menurut sifatnya a. Kebutuhan jasmani Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan untuk pemenuhan fisik/jasmani yang sifatnya kebendaan. Contoh: makanan, pakaian, olahraga, dan istirahat b. Kebutuhan rohani Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang diperlukan untuk pemenuhan jiwa atau rohani. Kebutuhan ini sifatnya relatif karena tergantung pada pribadi seseorang yang membutuhkan. Contoh: beribadah, rekreasi, kesenian, dan hiburan
4. Kebutuhan menurut subjeknya a. Kebutuhan individu Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan seorang saja. Contoh: kebutuhan petani waktu bekerja berbeda dengan kebutuhan seorang dokter b. Kebutuhan sosial (kelompok) Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi kepentingan bersama kelompok. Contoh: siskamling, gedung sekolah, rumah sakit, dan jembatan
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Siapa tidak mengenal Handphone? Tentu semua orang mengenalnya, baik anak-anak maupun orang dewasa pasti mengenal benda yang mungil dan banyak manfaat ini. Hampir setiap orang dari segala status sosila, memiliki Handphone. Yah... Meskipun merek yang dipakai ada beraneka ragam, tergantung dari tingkat kebutuhan dan kegemaran masing-masing. Alangkah lebih baik juga bila kita mengenalkan media / alat komunikasi ini kepada anak usia dini. Bukan untuk membuat mereka nantinya jadi pengen punya Handphone. Tapi sekedar pengenalan manfaat dan cirinya saja.
Bila anak-anak mengenal manfaat positif dari Handphone, diharapkan nantinya tidak menggunakan Handphone untuk hal-hal yang negatif. MIsalnya untuk bermain game atau berkomunikasi dengan orang-orang yang tidak dikenal sama sekali. Sebagai orang tua, kita diharapkan bisa mengenalkan manfaat Handphone dengan penjelasan-penjelasan logis, mudah dimengerti, dan tentu saja dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya cara yang menyenangkan tersebut adalah dengan media lagu anak-anak yang berjudul "Handphone" di bawah ini. Nah... Buat anda pendidik Anak Usia Dini, silakan ajarkan lagu di bawah ini kepada anak-anak didik anda sebagai media pembelajaran pengenalan Alat Komunikasi:
Mamaku punya sebuah Hanphone
Handphone ada banyak gunanya
Bisa untuk mengirim pesan
atau untuk bicara
Bisa dibawa kemana-mana
Bentuknya mungil ada layarnya
Bunyi deringnya s'lalu kutunggu
Terdengar lagu kesayanganku
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Mengenalkan bentuk dan warna pada benda merupakan hal yang sepele. Namun bukan berarti kita boleh menyepelekan. Karena pengenalan bentuk dan warna adalah salah satu ilmu dasar yang harus diketahui dan dikuasai anak. Bayangkan saja saat kita bertanya kepada anak, "Buah yang berwarna merah di atas meja itu namanya apa?" Lalu buah hati kita malah bertanya,"Warna merah itu apa Ma?" Sahabat Kak Zepe, dalam artikel ini, Kak Zepe akan memperkenalkan sebuah lagu yang bisa membantu anak mengenal bentuk / macam benda dan aneka warna. Lagu Anak Karya Kak Zepe kali ini berjudul: "Warna Benda". Tentu saja lagu ini masih berhubungan dengan lagu anak karya Kak Zepe lainnya yang bisa digunakan sebagai media mengajar aneka warna, "Warna Pelangi". Lagu berjudul "Warna Benda" ini memang sangat sederhana, namun besar manfaatnya. Mari kita simak....
Di usia batita, menurut Drs. Hapidin, MPd . , anak memang harus dikenalkan pada bentuk dan warna. "Malah, pengenalan bentuk dan warnamerupakan salah satu komitmen pendidikan yang dilontarkan oleh pakar pendidikan dari Jerman, John Hendrick Pestalozzi. Dia mengatakan, pembelajaran pada anak batita harus menekankan pada AVM, yaitu Auditory, Visual dan Memory," tutur Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakutas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini.
Soalnya, pengenalan AVM sangat berpengaruh pada perkembangan intelektual anak. Hasil penelitian menunjukkan, pengetahuan yang kita miliki, 74 persennya diperoleh dari kemampuan visual, 12 persen dari pendengaran, dan sisanya dari sumber pengetahuan lain. Itulah mengapa, pengembangan auditori-visual (pendengaran-penglihatan) merupakan pintu gerbang untuk masuknya pengetahuan dan berkembangnya semua fungsi intelektual anak.
SEJAK USIA 40 HARI
Sebenarnya, ujar Hapidin, pengenalan ini sudah bisa dimulai saat bayi usia 40 hari atau malah 2 minggu, "karena saat itu bayi mulai 'melihat' dunia luar dengan jelas sehingga akan berpengaruh pada kemampuan mengingat atau memorinya." Tapi pengenalan di usia 40 hari ini bukan berarti an sich pada usia itu, lho. Maksudnya, inilah saat tepat bagi orang tua untuk menguji apakah kemampuan mengamati melalui matanya dan kemampuan auditori bayinya normal atau tidak. "Nah, ini, kan, enggak perlu harus ke dokter untuk serangkaian tes yang butuh waktu dan biaya tak sedikit."
Dengan pengenalan itu, lanjutnya, kita bisa memperoleh manfaat ganda, yakni mengecek pendengaran dan penglihatan bayi sekaligus mengasah kemampuannya. Misal, dengan menggunakan kerincingan warna-warni. "Perdengarkan dari sebelah kiri dan kanan. Kalau fungsi auditorinya berjalan bagus, pasti ia akan segera mencari-cari dan menoleh pada bunyi kerincingan itu. Nah, sewaktu ia melihat benda tersebut, bukankah ia 'belajar' mengenal warna dan bentuk sekaligus berorientasi pada bunyi?"
Namun dalam memperkenalkan warna pada bayi, hendaknya warna primer atau dasar dulu, yaitu merah, biru, dan kuning. Pengenalannya pun satu per satu, baru kemudian kombinasi dua warna, dan seterusnya kombinasi tiga warna. "Pengenalan ini akan terekam dalam ingatan anak."
Selanjutnya, proses pengenalan kembali atau recognizing mengenai warna akan didapat anak melalui interaksi sosial. Misal, "Sepatu Adek yang warna kuning mana, ya?" Hendaknya pengenalan kembali diaktifkan sejak anak usia 1 tahun, yaitu ketika ia mulai bersosialisasi dengan lingkungannya. Menurut Hapidin, jika orang tua telaten, hasilnya akan tampak kala anak usia 1-2 tahun. Ketika diminta mengambilkan/menunjukkan sebuah benda berwarna merah, misal, ia bisa melakukannya dengan benar. Jadi, tak perlu lagi kita berteriak mendiktenya, "Perhatikan, ya, ini warna merah!" Begitu pula dengan pengenalan bentuk, sebaiknya juga dikenalkan sedini mungkin. Meski saat itu anak pasti belum mengerti apa bentuk benda yang dipegangnya, biarkan ia meraba-raba bantal dan gulingnya, kerincingan, dan "radio" kesayangannya yang berbentuk boneka atau binatang lucu. Pengenalan sederhana inilah yang kelak akan menuntunnya untuk mengenal aneka bentuk benda.
KENALKAN SEMUA BENTUK
Hapidin yakin, kemampuan arsitek seni tata warna dan tata letak bisa sedemikian berkembanghingga menghasilkan karya yang bagus sekali bila sejak bayi sudah diberikan pengenalan. "Anak, kan, enggak mungkin bisa membedakan mana yang segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, atau setengah lingkaran, dan sebagainya kalau sebelumnya ia tak pernah mengenal bentuk-bentuk tersebut." Jadi, tegasnya, memang harus distimulasi karena kemampuan itu enggak datang tiba-tiba dengan sendirinya.
Dengan demikian, saat masuk usia sekolah bukan tak mungkin anak sudah pandai membuat rancang bangun sederhana dari berbagai bentuk dan bidang. Kemampuan imajinasinya pun semakin "hidup", hingga ia bisa berteriak bangga, "Eh, lihat, ini rumahku!" Atau tak sedikit pula yang mampu mendisain bangunan istana dengan konsep warna yang betul-betul cemerlang. Dengan kata lain, kemampuannya memilih dan menempatkan bentuk-bentuk seperti lingkaran, segitiga, persegi panjang, bujur sangkar dan sebagainya sungguh mengagumkan. "Saya sampai nyaris setengah percaya kalau itu karya seorang murid TK, lho," komentar Hapidin penuh kekaguman.
Itulah mengapa, tekan Hapidin lagi, seyogyanya sejak usia bayi, anak sudah diperkenalkan pada bentukdan warna. "Orang tua tak perlu bingung untuk menentukan bentuk apa saja yang perlu diperkenalkan dan mana yang harus diprioritaskan. Tak cuma terbatas pada bentuk yang beraturan seperti segi tiga, segi empat, dan seterusnya, tapi semua bentuk."
Di dalam susunan IQ, tambah Hapidin, ada satu subpotensi intelektual yang namanya spacial ability atau pemahaman ruang. Nah, mereka yang kemampuan spasialnya rendah, saat melihat sebuah ruangan mungkin akan mengatakan "Ah, biasa-biasa saja, kok, nggak ada yang istimewa." Tak demikian halnya dengan mereka yang kemampuan spasialnya bagus; hanya dengan melihat sekilas ia langsung bisa tahu, "Ini miring, lho. Segi panjangnya nggak imbang antara yang kiri dan kanan." Kalau pengenalan semacam ini tak distimulasi, tak dipekakan sejak dini, tak akan sedemikian terasah saat anak besar.
Tapi belum terlambat, lho, Bu-Pak, bila si kecil baru diperkenalkan di usia batita. Bukankah yang namanya pendidikan tak kenal kata terlambat? Nah, perkenalkan anak pada berbagai bentuk lewat mainan dan benda-benda yang ada di sekitarnya. Biarkan ia sibuk dengan panci, ember plastik, terompet, bahkan sapu dan kursi. "Lewat pengalaman bermainnya ini, minimal ia bisa menangkap makna aneka warna dan bentuk," kata Hapidin. Semakin orang tua mendorong atau memancing anak secara kreatif memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitarnya, semakin positif pula dampaknya bagi anak. "Keterampilan kognitifnya akan semakin terasah."
Namun Hapidin mengingatkan agar orang tua tak terjebak dalam pengenalan yang terkotak-kotak untuk masing-masing kelompok anak usia 1, 2 atau 3 tahun. Soalnya, mengenalkan konsep bentuk dan warna harus dilakukan secara terpadu dan bertahap karena kemampuan ini akan mengalami peningkatan sesuai pertambahan usia anak. Misal, bayi "hanya" bisa mengenal warna-warna dasar, sementara anak yang lebih besar, kemampuannya lebih terasah hingga bisa mengenali warna-warna yang lebih kompleks.
Seiring dengan pengenalan tersebut, berilah kesempatan pada anak untuk bersosialisasiagar ia tak "ketinggalan kereta". Hapidin lantas mengambil contoh seorang anak yang orang tuanya berasal dari pendidikan dan ekonomi sangat bawah, namun survive dan memiliki interaksi sosial sangat tinggi. "Meski di rumahnya nggak punya mainan, ia bisa pinjam mainan di tempat teman-temannya, termasuk mengoperasikan mainan secanggih play station. Akhirnya, ia punya bekal tentang konsep tata warna, tata letak, dan bentuk bangunan hingga bisa merangkai dan menuangkannya dalam lukisan yang luar biasa bagus."
Artinya, jelas Hapidin, orang tua boleh saja punya keterbatasan, namun dengan tak mengkungkung anak dalam keterbatasannya tadi, anak akan tetap mengalami proses tumbuh kembang yang maksimal. "Dengan memberikan kebebasan yang terkontrol, anak akan memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang menakjubkan melalui interaksi sosialnya." Jadi, tandasnya, pengaruh lingkungan bisa mengoptimalkan potensi yang ada pada anak.
MENGEMBANGKAN BERPIKIR ALTERNATIF
Penting diketahui, pengenalan warna erat kaitannya dengan pengasahankemampuan imajinatif dan artistik anak. Dalam bahasa lain, lebih mengasah bakat dan kemampuan di bidang seni. Soalnya, salah satu faktor pembangun imajinasi dan kreativitas adalah aspek warna. Bukankah orang seni biasanya paling kreatif? "Nah, anak yang memperoleh stimulasi mengenai tata warna, tentu akan dengan cepat memadukan warna yang serasi antara benda yang satu dengan benda lainnya hingga betul-betul enak dilihat. Sementara yang tak distimulasi, boleh jadi dalam memilih warna baju pun akan 'tabrakan' dan terkesan norak," tutur Hapidin.
Selain mengasah bakat dan kemampuan di bidang seni, pengenalan warna juga berkaitan erat dengan pola berpikir alternatif.Misal, anak memilih hijau untuk warna genting. Mungkin ia pernah melihat genteng hijau. Bukankah sekarang banyak perumahan yang gentengnya hijau? Tapi boleh jadi karena ia memang punya pemikiran lain. Misal, seandainya suatu saat terjadi perang, maka genteng yang hijau akan dilihat pesawat pengintai bukan sebagai perumahan hingga terlepas dari sasaran pengeboman. "Nah, kita harus memuji anak atas kemampuannya 'berpikir panjang'. Kita saja enggak berpikir sejauh itu, mereka malah bisa, lho."
Jadi, Bu-Pak, kalau si kecil kedapatan menggambar ayam dan diberi warna hijau, misal, jangan dilarang atau disalahkan, ya. Yang perlu dilakukan adalah menggali alasannya memberi warna tersebut. "Karena waktu ke Kebun Binatang, aku melihat ayam warnanya hijau," mungkin begitu jawabannya. Padahal yang dimaksud adalah ayam merak. "Selama anak punya reasoning atau alasan,kita tak berhak melarang anakmenggunakan warna tertentu yang jadi pilihannya. Biarkan ia memilih warna sesuai pengalamannya. Ingat, pengetahuan dan pengalamannya masih terbatas. Jadi, biarkan ia belajar dari pengalamannya." Menurut Hapidin, kita hanya perlu mengarahkan karena anak yang asal mewarnai tentu berbeda dengan anak yang punya reasoning.
Pola berpikir alternatif juga akan berkembang melalui "permainan" mencampur beberapa warna untuk menghasilkan suatu warna baru. Bukankah dalam menentukan suatu warna yang hendak digunakan tak harus 100 persen merah, misal, atau kuning, tapi juga bisa warna hasil campuran merah dan kuning, yaitu jingga? Untungnya, kini banyak kelompok bermain yang sudah memperkenalkan program eksperimen mencampur warna. "Dalam program ini, anak bebas berekspresi mencampur warna apa saja. Saat mencampur, ia melihat sendiri apa hasil percampuran warna-warna tertentu; merah dengan kuning, merah dengan biru, biru dengan kuning, dan seterusnya."
Selain mengembangkan pola berpikir kreatif,"permainan" ini juga akan menggugah rasa ingin tahu anak untuk mendalami ilmu pengetahuan. "Ada proses pengembangan visual dan science, meski baru taraf paling sederhana, karena mau tak mau, anak tertantang untuk tahu lebih banyak tentang kejadian-kejadian alam di sekitarnya." Misal, mencampur air dan gula hingga terhidang segelas air manis atau air dan sirup menjadi larutan berwarna tertentu yang menarik dan menggugah selera.
Ternyata manfaatnya luar biasa, ya, Bu-Pak, dari pengenalan warna dan bentuk. Nah, tunggu apa lagi? Buruan, deh, kenalkan si kecil pada aneka warna dan bentuk. (Ditulis oleh: Julie/nakita, Tabloid Nova).
Setelah kita baca artikel di atas, tentu kita telah semakin mengenal dan mengerti manfaat mengenal warna bagi anak-anak usia dini. Sebagai bentuk aktivitas edukatifnya, Kak Zepe akan memperkenalkan lagu anak berjdul "Warna Benda" di bawah ini. semoga bisa menjadi media yang menyenangkan dalam mengajar buah hati anda. Salam cinta lagu2anak
Kumakan apel yang berwarna merah
Kududuk di atas batu hitam
Di bawah pohon yang bedaun hijau
Dahan rantingnya berwarna cok’lat
Langit berwarna biru
Awan berwarna putih
Awan jadi kelabu
Hujan se’gra datang
Kubergegas pulang
Jangan lupa dengerin lagu anak berjudul WARNA PELANGI juga ya... :)
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
powerlisting.wikia.com Lagu Anak tema Air Udara Api dan Tanah (ZAT)
Tema pembelajaran Air, Udara, Api, dan Tanah merupakan serangkaian tema pembelajara semester 2 di PAUD. Dalam artikel ini, Kak Zepe memberikan beberapa lagu-lagu anak bertema air, udara, api, dan tanah. Lagu-lagu tersebut berjudul:
Mata Pelajaran sains memang tidak tercantum di dalam kurikulum TK, tetapi hal itu bukan berarti bahwa sains tidak ada di TK. Sains di TK tetap ada dan terpadu dengan bidang lainnya hampir di setiap tema. Pengenalan sains untuk anak TK jika dilakukan dengan benar akan mengembangkan secara bertahap kemampuan berpikir logis yang belum di miliki anak.
Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam pengenalan sains di TK adalah pendekatan Open Inquiry. Pendekatan ini tidak bertujuan mengajarkan suatu konsep sains kepada anak, tetapi lebih mengajak anak melakukan eksplorasi terhadap fenomena alam melalui interaksi langsung dengan obyek. Anak berlatih melakukan observasi, memanipulasi obyek, mengukur,mengklasifikasi obyek, melakukan percobaan sederhana, dan dilanjutkan dengan mengkonstruksi pengetahuan sesuai dengan pola pikirnya yang masih sinkretik.
Pola pikir anak yang bersifat sinkretik menyebabkan anak tidak dapat melihat hubungan antarvariabel sebagai hubungan sebab-akibat (causality) yang logis. Bagi anak TK, dua atau lebih variabel dapat saja dihubungkan sehingga hal itu sering disebut hubungan sebab-akibat yang magis (magical causality) (Wolfinger, 1994). Mengenal hubungan antarvariabel merupakan keterampilan dasar yang amat penting di dalam belajar sains selanjutnya. Sains juga melatih anak melakukan eksplorasi terhadap berbagai benda di sekitarnya.
Anak akan menemukan berbagai gejala benda dan gejala peristiwa yang ada di alam sekitarnya yang akan membangkitkan rasa ingin tahu anak untuk belajar sains lebih lanjut. Di dalam eksplorasinya, anak menggunakan lima inderanya untuk mengenal berbagai gejala alam melalui kegiatan observasi (penginderaan) sehingga kemampuan observasinya meningkat. Anak akan memperoleh pengetahuan baru hasil interaksinya dengan berbagai benda yang diobservasinya. Pengetahuan yang diperolehnya akan berguna sebagai modal berpikir dan belajar lebih lanjut.
Melalui sains, anak dapat melakukan percobaan sederhana. Percobaan tersebut melatih anak menghubungkan sebab dan akibat dari suatu perlakuan sehingga melatih anak berpikir logis. Di dalam sains, anak juga berlatih menggunakan alat ukur untuk melakukan pengukuran. Alat ukur tersebut dimulai dengan alat ukur non-standar, seperti jengkal, depa, atau kaki dan dilanjutkan dengan alat ukur standar, seperti meteran dan timbangan. Anak secara bertahap berlatih menggunakan satuan yang akan memudahkan anak untuk berpikir secara logis dan rasional. Dengan demikian sains akan melatih anak untuk mengembangkan keterampilan proses sains, kemampuan berpikir logis, dan pengetahuan.
Begitu banyak sisi positif dari pengenalan sains melalui pendekatan Open Inquiry bagi anak TK. Pendekatan ini menggabungkan esensi bermain dan belajar. Guru mengajak anak untuk bermain dan dilanjutkan dengan investigasi dan tantangan, sehingga anak mengalami akselerasi dan eskalasi. Oleh karena itu para guru TK perlu kiranya mempelajari pendekatan Open Inquiry agar dapat membelajarkan anak dengan benar.
Berikut adalah lagu-lagu anak yang bisa dipakai untuk memberikan pelajaran Sains untuk anak, bertema zat (air, udara, tanah, api, dll) :
Semoga lagu-lagu di atas bermanfaat untuk mengajar anak-anak Indonesia bertema alam / Sains. Selamat mengejar.
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Bunda Sulastri bertanya,”Adakah gerak dan lagu anak bertema agama Islam?” Dan ternyata jawaban para pendidik di FORUM TK DAN PAUD ada banyak sekali. Ada yang berupa permainan, gerakan, dan tepuk tangan. Yang pasti semua pakai nada, dan liriknya bisa memperkaya pengetahuan anak dalam agama Islam. Berikut ini adalah contoh-contohnya:
1. Lagu Nama - nama malaikat (Nada: Lagu “Balonku”). Malakat .. Jibril, Mikail, Isrofil, ridwan (smpe 10 malkt).
2. Lagu Rukun Islam (Nada: Lagu “Balonku”) Rukun Islam yang 5 syahdat sholat puasa zakat bagi si fafa haji bagi yang kuasa siapa yang belum sholat… dosa!! siapa yang tidak zakat kelak nanti diakhirat Allah pasti melaknat.
3. Tepuk Anak Sholeh (Nada: Tepuk “Pramuka”) Aku anak sholeh Rajin sholat Rajin ngaji Orang Tua… di hormati Cinta islam… sampe mati La ilahailallah Muhammada rasullulah...
4. Anak Sholeh (Nada: Lagu “Doremi”) do doa anak sholeh re rela beribadah mi kami anak muslim fa fasih baca quran sol solat 5 wktu la lalu brpuasa si siapa yg beriman pasti doanya kan trkabul bul bul bul....
5. Keagamaan (Nada: Dua Mata Saya) Lirik: mbah Mujiyatun siapa Tuhanmu? Allah lah Tuhanku siapa Nabimu? Muhammad Nabiku apakah kitabmu? Al-Qur'an kitabku apa agamamu? Islam agamaku
6. Mengaji (Nada: Aram Sam Sam) Aram sam-sa (2x) guli guli guli guli guli ram sam-sa aram sam-sa (2x) guli guli guli guli guli ram sam-sa. hari ini, kita mengaji, bersama-sama kita mengaji alqur'an suci hari ini, kita mengaji, bersama-sama kita mengaji alqur'an suci. gembira..ceria..bersama kita mengaji alqur'an suci aram sam-sa (2x) guli guli guli guli guli ram sam-sa.
Keterangan: Posisi badan bisa sembari duduk melingkar berhadapan. masing-masing tangan kanan menepuk bahu teman disampingnya kemudian menggulung-gulungkan kedua tangan didepan dada. lalu diganti posisi masing-masing tangan kiri menepuk bahu temannya dan menggulung-gulungkan keduan tangannya didepan dada. selanjutnya kedua tangan ke atas kebawah dg posisi telapak tangan dibuka...(kalo dipraktekkan lebih asyik)
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Kesederhanaan Lagu Anak Bunda Esti Wahyuni bertanya pada saya. Kak Zepe, "Bagaimana sihmenciptakan lagu anakyang sederhana. Seperti yang sudah Kak Zepe ciptakan. Misalnya lagu "Nelayan". Anak-anak suka sekali. Liriknya sederhana, tapi kok ya tetep enak dinyanyikan ya? Boleh minta tipsnya?
Jawaban Kak Zepe: Kederhanaan adalah suatu unsur yang selalu melekat di dalam lagu anak. Lagu anak yang sederhana, biasanya akan lebih mudah dipelajari. Bila lagu anak mudah dipelajari, maka akan mudah dinyanyikan. Bila mudah dinyanyikan, maka kemungkinan untuk diajarkan kepada anak-anak dan diminati oleh anak-anak pun semakin besar.
Tidak hanya lagu anak-anak. Lagu-lagu dewasa pun sebenarnya harus memperhatikan unsur kesederhanaan ini. Meskipun kesederhanaan lagu dewasa dan lagu anak tentu memiliki standard yang berbeda. Kesederhanaan biasanya dinilai dari penulisan lirik dan nadanya.Lirik yang sederhana adalah lirik yang tidak menggunakan kata-kata yang terlalu panjang dan mudah dipahami (tidak terlalu banyak kata kiasan). Nada yang sederhana biasanya bisa dilihat dari akkord atau kunci dari nada yang digunakan. Penggunaan kunci standard (misalnya G - C – D, G – A – D, C – G – F , dll). Bila tidak terpaksa, kita tidak perlu berlari ke akord minor. Anak-anak biasanya akan lebih sulit menyanyikan lagu yang bernada minor. Dan biasanya lagu ber-akord minor, adalah identik dengan lagu-lagu sedih. Lagu-lagu anak harus ceria dan bersemangat.
Sederhana bukan berarti miskin. Seperti halnya dengan lirik lagu anak, sederhana bukan berarti miskin makna dan miskin manfaat.
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Bagian tubuh menjadi salah satu tema yang menarik bagi anak-anak usia dini untuk dipelajari. Karena biasanya dengan tema ini, anak-anak bisa bernyanyi sambil bergerak. Masih ingatkah anda dengan lagu berlirik, "Kepala pundak lutut kaki.... " ?? Lagu sederhana ini menjadi favorit anak-anak didik saya disaat saya mengajarkan bagian tubuh. Tidak lupa saya juga mengajarkan lagu-lagu di bawah ini:
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
Lagu-lagu ini adalah lagu-lagu anak karya Kak Zepe yang mengajarkan anak-anak tentang waktu. Waktu sendiri terdiri dari hari, bulan, siang, malah, pagi, dan lainnya. Beberapa lagu di bawah ini mungkin juga bisa digunakan sebagai ucapan salam. Ada lebih dari 5 lagu yang bisa dipilih di bawah ini:
Lagu anak betema benda-benda angkasa adalah sub-tema dari tema alam. Namun karena banyaknya permintaan kepada Kak Zepe untuk membuatkan lagu anak bertema benda-benda angkasa, maka Kak Zepe mencoba untuk membuat "tema Benda-benda Angkasa" sebagai tema yang baru. Meskipun lagu anak bertema benda-benda angkasa belum banyak, namun Kak Zepe akan memperbanyak lagu anak bertema ini karena banyaknya "request".
Info Tambahan: 1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI 2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI 3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com
MengapaBermain dengan bergerak, saat belajar sangat penting bagi anak??? Seorang pakar pendidik Amerika, Carla Hannaford, Ph.D yang juga seorang Neuroscientist di University of Hawaii dalam salah satu bukunya yang berjudul “Smart Moves : Why Learning Is Not All in Your Head” mengatakan “Dalam otak manusia lebih banyak receptor sentuhan yang di hasilkan gerakan tangan dan kaki dibanding anggota tubuh lainnya. Anak-anak usia dini memiliki stamina “berlebih”. Mereka lebih banyak bergerak daripada diam. Hal ini sangat mempengaruhi pola belajar mereka. Dalam belajar pun mereka akan cenderung lebih suka bergerak. Bahkan bila anak terlalu banyak diam, dapat memicu tingkat stres mereka.
Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita harus cerdas dalam menyikapi hal ini.Larangan-larangan yang memaksa anak untuk berdiam, tentu saja bisa membawa dampak buruk bagi anak. Lain halnya bila kita bisa memanfaatkan kekuatan mereka dalam hal “banyak bergerak”. Dengan banyak bergerak dan melakukan sesuatu, anak-anak akan semakin banyak belajar dan tentu saja bisa menguatkan motorik mereka. Hal ini di dukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Wilder Penfield dan H.H Jasper tahun 1954 tentang pemetaan sensori dan gerakan motor di bagian cerebrum. Paul E. Dennison penemu Brain Gym juga mengatakan “Movement is the door to learning”. Untuk mencapai proses belajar yang optimal, anak-anak harus bergerak sehingga terjadi pemikiran dinamis, kreatif dan meningkatkan self-awareness.
Bahkan Albert Einstein mengatakan " Learning is experience. Everything else is just information". Jadi bisa dikatakan bermain, dan tentu saja dengan banyak bergerak, anak-anak sebenarnya sedang melakukan proses belajar mereka.Sayangnya, permainan-permainan di jaman sekarangcenderung membuat anak menjadi malas bergerak. Misalnya permainan-permainan mesin game, internet, dan permainan computer. Sebenarnya banyak sekali permainan-permainan yangbisa memacu anak untuk bergerak, walaupun pada jaman sekarang permainan-permainan tersebut telah banyak ditinggalkan. Misalnya, bermain ayunan, petak umpet, “go back to door”, dan permainan-permainan lainnya.
Aktivitas-aktivitas olahraga punbisa menjadi media belajar anak. Misalnya permaian badminton, basket, dan lainnya. Dengan menghitung skor pada saat bermaian basket, anak-anak juga bisa lebih mengenal macam-macam angka dan penjumlahan. Akan lebih baik lagi, bila kita bisa menuliskan skor di papan tulis. Sehingga anak bisa mengenal bentuk-bentuk angka.
Dalam hal pemilihan sekolah pun kita harus berhati-hati. Kita pilih sekolah yang lebih mengutamakan proses belajar sambil bermain. Bukan memaksa anak untuk belajar membaca dan berhitung, atau menghafalkan sesuatu dengan cara “memaksa”. Agar suasana belajar lebih menyenangkan, kehadiran lagu-lagu anak juga sangat penting. Salah satunya adalah dengan menyanyikan laguanak karya Kak Zepeyang berjudul “Listenand Do”. Lagu ini mengajak anak-anak untuk belajar bahasa Inggris dengan media lagu. Anak-anak akan diajak mendengarkan dan menyanyikan lagunya, sambil melakukan perintah kita. Hal yang istimewa dalam lagu ini, perintah-perintahnya diberikan dalam bentuk bentuk lagu, dan anak-anak diminta mengikuti gerakan sesuai dengan perintah kita. Misalnya ada perintah: “Touch your ears… Touch your mouth…”. Kalau penasaran dengan lagunya, silakan tonton dan dengarkan lagu di bawah ini, “LISTEN AND DO”.