• PEMASANGAN INDIHOME TRIPLE PALY (3P)

    Telp: 0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • PEMASANGAN INDIHOME MEDAN (3P)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • FIBER TO THE HOME (FTTH)

    0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • INTERNET ON FIBER (INDIHOME MEDAN)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

Tampilkan postingan dengan label Metode Pengajaran Lewat Lagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Pengajaran Lewat Lagu. Tampilkan semua postingan

Bila Anak Sulit menghafal / Melatih Daya Ingat Anak (Pemanfaatan Lagu Anak "Nama HARI" dan "Nama-nama Bulan" Karya Kak Zepe Pencipta Lagu Anak)



Tidak semua anak pandai  menghafal. Ada banyak faktor yang  menyebabkan anak sulit untuk menghafal  sesuatu, bisa karena faktor keturunan, memang memiliki kemampuan mengingat  atau belajar yang  lemah, kondisinya sedang  dalam keadaan stress atau  tertekan atau bisa karena sulitnya berkonsentrasi (biasanya  terjadi  pada anak yang  aktif). 
Sebagai orang  tua, kita jangan hanya  diam saja dan menyerah pada nasib. Kita harus  membantu anak, meskipun bukan dengan cara memaksa mereka untuk bisa mengingat. Namuan kita  harus membimbingnya agar anak mengalami perkembangan yang  berarti.  Bagaimana caranya? Berikut tips-tips dari  Kak Zepe:

1. Melatih  Anak Untuk Fokus
Melatih anak untuk bisa  focus, bukan berarti  memaksa anak untuk memperhatikan apa yang kita jelaskan. Hal yang terpenting disini adalah memberikan sesuatu yang  menarik, sehingga anak bisa dengan senang  hati memperhatikan apa yang kita jelaskan.



2. Mengajarkan anak untuk terbiasa mengulang pelajaran
Untuk tingkat  anak usia  dini, mungkin tidak banyak yang  harus diingat. Namun setidaknya kita bisa memancingnya dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana,”Tadi  bermain dengan siapa saja? Ada teman baru  tidak? Namanya siapa teman barunya? Tadi  belajar apa saja?“

3. Tidak Membanding-bandingkan
Hindari membanding-bandingkan dengan anak yang lain, apalagi saudaranya sendiri. Hal ini bisa melemahkan semangat  anak untuk belajar. Yang patut kita pahami disini adalah bahwa setiap  anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam hal mengingat  sesuatu, setiap  anak memiliki kemampuan yang  berbeda-beda, ada yang bisa mengingat  dengan cepat, ada juga yang  membutuhkan waktu lebih lama. Karena ada kemungkinan anak mengalami “low memorizing” karena kurang  perhatiannya kita sebagai orang tua, sehingga anak merasa terbebani disaat  harus menghadapi  segala masalahnya sendiri.

4. Mendampingi Anak Saat  Menonton TV
Sebelum anak menonton TV, pastikan kita tahu acara apa yang  akan dia tonton. Kita juga harus berusaha memilihkan tontonan-tontonan yang  mendidik pada anak. Bila di stasiun TV minim acara yang  mendidik, kita bisa membelikan VCD di toko-toko penjualan CD. Setalah anak menonton TV, kita bisa menanyakan beberapa hal yang  berhubungan dengan apa yang  telah anak-anak tonton. Hal yang terpenting dalam poin ini, kita jangan terlalu  lama membiarkan anak nonton sendirian. Sehingga  beberapa  hal yang  belum anak-anak tahu  tentang  apa yang  dia tonton bisa kita jelaskan. Dan bila anak bertanya sesuatu tentang  apa yang  dia tonton, kita bisa menjawabnya.

5. Mengenal  Potensi
Potensi setiap  anak berbeda-beda. Sebagai orang tua kita harus peka dalam hal ini. Kita  harus bisa memotivasi  anak untuk mengembangkan bakat dan minatnya, sehingga anak merasa memiliki  sesuatu yang bisa dibanggakan di depan orang  tua, saudara, dan teman-temannya. Sehingga anak tidak merasa rendah  diri karena memiliki kemampuan yang  istimewa dan unik.

6. Memilihkan Sekolah Yang  Tidak Meminta  Anak Menghafal melulu
Menghafal memang  penting. Layaknya sebuah computer yang  terlalu  penuh  dengan file-file yang  terlalu banyak. Speed computer lama kelamaan akan menjadi semakin lemot. Demikian  juga buah hati kita  yang  terlalu banyak disuruh menghafal, bisa menjadi  stress dan memiliki  kemampuan mengingat  yang  lemah.

Dan berikut  ini adalah tips praktis penanganan bagi anak agar memiliki  kemampuan mengingat  yang  baik:

1. Memberikan Pola Rutinitas
Memberikan jadwal makan,  tidur, bermain, belajar, dan aktivitas-aktivitas lainnya juga bisa memacu  daya ingat  anak. Anak-anak lama kelamaan bisa belajar secara mandiri  apa yang  yang harus dilakukan setelah selesai  melakukan suatu aktivitas.

2. Memberikan Ruang  Yang  Tepat
Berikan suasana yang kondusif bagi anak. Misalnya dengan menyediakan ruang  perpustakaan dan ruang belajar yang  terpisah  dengan ruang tamu  atau  jauh dari  suara bising, misalnya suara radio dan TV. Hal ini bisa memacu anak untuk bisa berkonsentrasi  dengan baik.


3. Belajar menggunakan semua  indra
Guru yang mengajar secara konvensional (guru mengajar, anak didik memperhatikan) adalah suatu cara yang  sudah ketinggalan jaman. Semakin banyak indra yang  digunakan pada anak untuk belajar, maka anak akan semakin mudah mengingat  sesuatu. Misalnya saat belajar tentang  magnet. Kita bisa menjelaskan dahulu  apa itu  magnet, fungsinya, dan segala sesuatu  tentang  magnet. Setelah itu kita bisa menunjukkan magnet yang  sebenarnya, dan pengaruhnya bia berdekatan dengan bermacam-macam benda. Sehingga selain belajar tentang  magnet, anak-anak juga semakin banyak  mengenal benda-benda yang  lain.


4. Mengenal  gaya belajar anak
Anak memiliki gaya belajar yang  bermacam-macam. Sebagai guru saya mengenal betul anak-anak saya. Ada yang  merasa tertarik saat saya menjelaskan sesuatu dengan cara yang konvensional,, namun ada beberapa yang tidak tertarik. Namun saat saya menggunakan media berwarna atau menggunakan lagu, beberapa anak yang  tadinya  tidak  tertarik, menjadi  tertarik untuk memperhatikan.  Macam gaya  belajar anak antara lain: auditory (mendengar), visual (melihat), kinestetik (meraba), musical (mendengar music), action (bergerak), dan masih banyak lagi. Setelah kita memahami macam-macam metode belajar anak, kita jadi  tahu bagaimana cara mengajar buah hati kita dengan sekreatif mungkin dan memberikan media-media pendukung yang  memungkinkan semua metode belajar  itu bisa digunakan. Meskipun anak lebih suka belajar secara auditory, bukan berarti mereka tidak suka belajar dengan cara visual. Karena hal  yang  menarik  bagi anak adalah sesuatu  yang baru. Sehingga variasi  cara belajar sangat   penting kita berikan pada  sang  buah hati.



5. Menggunakan Mind Mapping
Mind Mapping adalah sebuah metode belajar modern yang  memungkinkan anak untuk lebih mudah  mengingat  sesuatu. Dengan mind mapping, tulisan yang  seharusnya  ditulis  menjadi 5 halaman, bisa diringkas menjadi  1 halaman dan bisa dihiasi dengan gambar-gambar yang menarik.




 Bagaimana tips-tips dari Kak Zepe? Keren bukan? Nah… Sebagai Pencipta lagu, Kak Zepe ingin memberikan satu buah contoh  lagu yang semoga bisa berguna buat  buah hati anda dalam mengingat  nama-nama hari dan bulan. Lagunya berjudul “Setiap  Hari Bahagia” dan Nama-Nama Bulan”









Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Memotivasi Anak Agar Berprestasi (Memanfaatkan Lagu Anak-ANak "KIta Terlahir Jadi Juara" Karya Kak Zepe Pencipta Lagu Anak Indonesia)




Setiap anak memiliki bakat yang berbda-beda. Ada anak yang  berprestasi  di dalam bidang seni, ada anak yang  berprestasi di bidang  olahraga, ada anak yang berprestasi  dalam bidang ilmu alam, ada anak yang  berprestasi di bidang  akademis, dan masih banyak bidang lain yang  bisa menjadikan seorang  anak disebut sebagai anak yang  berprestasi. Namun kebanyakan orang  tua hanya menilai prestasi  anak dari  bidang  akademis saja. Padahal dalam bidang seni saja ada banyak sub-bidang  yang lain yang  bisa membuat  anak bisa disebut sebagai anak yang berprestasi, misalnya dalam bidang  melukis, bernyanyi, menari, dan masih banyak yang  lain.



Penganalan karakter pada anak sejak dini sangat dianjurkan. Salah satu hal yang penting  untuk diperhatikan oleh orang tua dalam mengenal  karakter buah hatinya adalah pengenalan potensi anak. Dengan mengenal potensi dan bakat anak sejak dini, maka kita akan lebih mudah dalam memotivasi anak. Misalnya, buah hati kita berbakat  di bidang  tarik suara. Kita memotivasi  sang buah hati dengan mengikutkan dalam lomba nyanyi, mengikutkan dalam Kursus  olah vokal, membelikan buku dan peralatan  yang menunjang  bakatnya, atau  bisa juga dengan sekedar memberikan pujian-pujian atau  kata-kata yang meotivasi  agar sang  anak lebih bersemangat  menekuni bidangnya.

Meskipun bakat sang anak belum terlalu kelihatan pada usia dini, namun sebagai orang tua, kita  tidak boleh meremehkan kemampuan anak, apalagi membanding-bandingkan dengan orang  yang  lebih hebat, apalagi yang  jelas-jelas memiliki  kemampuan yang  berbeda dengan sang anak. Dalam hal membanding-bandingkan, biasanya orang  tua suka membanding-bandingkan dengan saudara kandungnya, misanya dengan mengatakan,”Lihat kakakmu  selalu dapat  nilai raport yang  baik,  sedangkan kamu lomba nyanyi aja gak pernah menang, nilai raport juga biasa-biasa aja.” Yang terpenting di sini, janganlah kita menilai prestasi  anak hanya karena mereka pernah menjadi juara atau  tidak. Yang  patut  kita hargai dan kita puji adalah keberanian mereka saat memutuskan mau mengikuti
lomba, dan usaha keras mereka dalam berlatih  dan berusaha untuk mejadi juara.

Saat  kita melihat  sebuah potensi yang  dimiliki oleh sang buah hati, kita tetap tidak boleh memaksa. Kita harus peka dalam hal ini. Berbakat dalam suatu bidang, bukan berarti  anak akan langsung berminat dalam bakat yang dia miliki itu. Misalnya, kita tahu kalau buah hati kita memiliki suara yang bagus. Lalu  kita memaksanya dengan mengikutkan pada banyak lomba dan kursus tehnik vokal. Itu bukanlah hal yang bijak. Dengan memaksa anak melakukan sesuatu yang  tidak dia suka, kita  malah  bisa menghancurkan semangat dan ketertarikannya pada bakatnya. Meskipun buah  hati kita  memiliki suara emas sekalipun, kita juga harus memperhatikan kesiapan mentalnya, ketertarikannya pada bidang tarik suara, kecerdasan sosialnya, dan masih banyak lagi. Oleh karenanya orang  tua juga harus bersabar, peka, dan mau  mendengarkan curahan isi  hati sang anak. Biarlah anak berkembang mulai dari apa yang  dia suka, bukan dari apa yang dia bisa.

Dan yang tidak kalah penting, kita juga harus menanmkan dalam diri sang anak, bahwa manusia memiliki kemampuan dan bakat yang berbeda-beda. Dan dengan perbedaan itu, manusia akan saling membantu untuk bisa melakukan segala sesuatu dengan lebih baik dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik, daripada saat melakukannya sendiri. Oleh karenanya, kita tidak boleh “minder” hanya karena teman kita lebih baik dalam satu hal. Mengapa ?? Karena diri kita pasti memiliki sesuatu yang lebih baik daripada orang  lain.  Dan untuk mengingatkan hal ini, kita bisa mengajak sanga buah hati dengan menyanyikan lagu di bawah ini, “KITA TERLAHIR JADI JUARA” Dan jangan lupa, anda bisa menemukan lagu PENDIDIKAN KARAKTER LAINNYA. 



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Senam Otak Menggunakan Jari Sambil Bernyanyi dan Belajar Mengenal Angka (Pemanfaatan Lagu Anak Karya Kak Zepe Untuk Pendidikan Anak USia Dini dan Taman Kanak-kanak)



Senam Otak dengan Jari  Sambil Bernyanyi dan Mengenal Angka




Senam Otak sangatlah penting dilakukan anak-anak usia dini. Senam otak dipercaya bisa mengurangi agresivitas, stress, dan hiperaktif yang sering dialami oleh anak-anak usia dini. Semakin dini kita mengajarkan senam otak, maka akan semakin baik dampaknya pada tahap perkembangan lebih tinggi lagi. Bila anak-anak belum bisa melakukannya dengan benar, kita sebagai orang tua jangan terlalu memaksanya. Biasanya anak-anak bisa melakukan senam otak dengan baik pada usia 4 hingga 5 tahun. Dengan melakukan senam otak, maka otak akan berfungsi dengan lebih maksimal. Karena senam ini melibatkan bagian tubuh kanan dan kiri, maka dengan melakukan senam ini otak kanan dan kiri anak bisa bekerjasama dengan baik.



Kak Zepe mencoba menggunakan senam otak dengan iringan lagu. Mengapa? Supaya anak-anak bisa lebih fun dan pelajaran senam otak pun akan terasa lebih menari bagi anak-anak. Lagu yang biasa dipakai Kak Zepe adalah lagu “Senam Jari Angka”. Gerakan jari yang dilakukan sama dengan saat kita menghitung angka satu sampai sepuluh menggunakan jari. Mari kita perhatikan liriknya di bawah ini:


Satu dua, satu dua tiga
Dua tiga, dua tiga empat
Tiga empat, tiga empat lima
Goyangkan tangan

Enam, tujuh, enam tujuh delapan
Tujuh delapan, tujuh dlapan Sembilan
Delapan Sembilan, delapan Sembilan sepuluh
Goyangkan tangan


Bagaimana?  Mudah bukan?
Mari kita ajarkan kepada buah hati dan anak-anak didik kita. Oh iya, dengan malakukan senam otak atau senam jari ini, anak juga bisa berlatih pengenalan angka lho.
Salam cinta  lagu2anak



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Tepuk Cermat Karya: Kak Zepe - Lagu Anak Pengenalan Nama Tumbuhan , Sayur, Buah, Angka, hewan, makanan

Tepuk Cermat 
Karya: Kak Zepe
Lagu  Anak Pengenalan Nama Tumbuhan , Sayur, Buah, 
Angka, hewan,  makanan


C F G C
Tepuk dua kali….(Prok 2x) Untuk nama buah
C F G C
Tepuk tiga kali… (prok 3x) untuk nama sayur
F C

Pejamkan mata…Dengarkan seksama 
G C
Nama-nama berikut…

F C G C
Sawi…(prok 3x)   Jeruk…(Prok 2x) Anggur  (Prok 2x) Kol…(prok 3x) 
F C G C
Belimbing… (Prok 2x)  semangka…(Prok 2x)   kangkung….(prok 3x)  Jamur  (prok 3x) 





Cara mendownload lagu anak Karya kak Zepe ada di SINI... SINI..atau SINI...

Info Tambahan:
1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI
2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI
3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI

Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Jumlah BUah (Lagu Belajar Penjumlahan), Lagu Anak Karya Kak Zepe

Jumlah BUah (Lagu Belajar Penjumlahan), Lagu  Anak Karya Kak Zepe 
 
Yuk... belajar lagu penjumlahan dengan lagu ini!
C G
Dua buah apel ku beli di pasar
Dm C
Tiga buah apel ku beli di toko
F C
Kini aku punya …. Kini aku punya
Dm F G C
lima buah apel kusimpan di kulkas
Tiga buah jeruk kupetik di kebun
Empat buah jeruk kupetik di taman
Kini aku punya…. Kini aku punya….
Tujuh buah jeruk kusimpan di kulkas





Cara mendownload lagu anak Karya kak Zepe ada di SINI... SINI..atau SINI...

Info Tambahan:
1. Dapatkan lagu Anak KArya Kak Zepe lainnya dengan Download Gratis di SINI
2. Butuh Lirik dan Lagu Anak Islam? Silakan Klik di SINI
3. Macam-Macam Tepuk Anak Yang Mencerdaskan? Silakan klik di SINI

Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Metode Mengajar Matematika Kreatif Materi: Lebih dari ( > ) dan kurang dari ( < )

Metode Mengajar Matematika
Materi: Lebih dari ( > ) dan kurang dari ( < )

Mengajarkan bidang studi Matematika kepada anak-anak itu gampang-gampang susah. “Gampang” karena materi yang diajarkan masih sangt sederhana dan tentu saja kita sudah tahu caranya.
“susah” bila kita belum mengetahui metode yang efektif dan menyenangkan yang bisa kita gunakan untuk mengajar anak-anak. Mungkin ada sebagian dari kita bingung saat mengajarkan tanda “lebih dari”( dan “kurang dar
i ”. Dalam artikel ini saya akan mengajarkan sebuah metode kreatif dalam mengajarkan “lebih dari” dan “kurang dari” kepada anak-anak.

1. Memperkenalkan kata “lebih” kepada anak-anak
Anda bisa menggunakan proses ini dengan mengklik lagu yang telah saya ciptakan, yaitu BIG BIG BIG. Lirik lagu ini adalah demikian:

Nah… Setelah mengajak anak menyanyikan dan mempelajari lagu ini, anda bisa mengatakan bahwa gajah lebih besar daripada seekor semut. Kemudian anda ceritakan kepada anak didik bahwa ular lebih panjang daripada seekor cacing.

Setelah itu anda ceritakan bahwa ada seekor buaya yang suka memakan binatang yang ukurannya besar dan panjang. Pada saat itu dia melihat gajah dan semut. Lalu silakan anda bertanya kepada siswa,”Kira-kira…. Siapa yang akan dia makan?” Tentu saja siswa akan menjawab “Gajah”.

Lalu sang buaya melihat dua ekor binatang, yaitu ular dan cacing. Lalu bertanyalah kepada siswa,”Siapa yang akan dia makan?” Tentu saja siswa akan menjawab.”Ular!”

Nah… Di dalam pelajaran di atas anda bisa menggambarkan mulut buaya yang menganga dan siap memakan seekor gajah. Pada saat itu pula, anda bisa mengajarkan tanda “ > ” yang mewakili mulut buaya yang sedang menganga dan siap menerkam sang gajah. Lakukan hal yang sama kepada ular dan cacing.
Setelah siswa bisa membayangkan bahwa sang buaya yang rakus suka memakan binatang yang ukurannya lebih besar dan panjang, kita ikuti langkah selanjutnya.

2. Membandingkan jumlah suatu benda
Dalam poin ini, kita masih menggunakan tokoh si buaya yang rakus. Namun katakana kepada siswa bahwa kini sang buaya ingin memakan binatang dalam jumlah yang banyak. Gambarlah 3 ekor bebek dan 2 ekor tikus. Mintalah siswa untuk menghitung jumlah kedua binatang dan tuliskan angka yang menyebutkan jumlah binatang di bawah masing-masing binatang. Lalu katakan kepada siswa, “Kira-kira… Mana yang akan dimakan oleh sang buaya?” Biarkan siswa yang menjawab sendiri hingga siswa benar-benar mengerti bila buaya lebih suka memakan binatang dengan jumlah yang paling besar.

Anda bisa memvariasi jumlah binatang dan jenis binatang yang akan menjadi mangsa si buaya rakus, supaya pelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Setelah siswa benar-benar megerti, anda bisa menggunakan angka dan tanda matematika > dan <
3. Supaya anak bisa lebih mudah mengingat bahwa tanda < artinya adalah “ kurang dari”, saya akan memberikan sebuah tips .

Coba anda perhatikan langbang “<” yang mirp dengan huruf “k” bila kita menghapus garis vertical pada huruf tersebut. Dan huruf “k” inilah yang mewakili kata “kurang. Sehingga siswa bisa lebih mudah mengingat bahwa tanda “<” artinya adalah “kurang dari".

Bagaimana dengan tanda ">;" yang artinya lebih dari? Hmm..... Bila siswa sudah mengerti dan hafal kalau tanda "<" artinya kurang dari, tentu bukan hal yang sulit untuk mengingat tanda ">" yang artinya lebih dari. (Kak Zepe).

Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Metode Belajar Bahasa inggris Lewat Lagu Materi: Pronoun (He, She, I, They, You, We)


Metode Belajar Bahasa inggris Lewat Lagu
Materi: Pronoun (He, She, I, They, You, We)

Bukanlah perkara yang sulit untuk menggunakan kata “dia” dalam bahasa Indonesia, karena tidak ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan dalam penggunaannya. Namun di dalam bahasa Inggris, sangat berbeda. Penggunaan kata “dia” dalam bahasa Inggris, memiliki perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Untuk menunjuk “dia” yang berjenis kelamin laki-laki, menggunakan kata he, sedangkan “untuk menunjuk “dia” yang berjenis kelamin perempuan, menggunakan kata she. Bagi orang dewasa, mungkin hal ini bukanlah perkara yang sulit untuk membedakan antar he dan she.

He dan she dalam bahasa Indonesia, biasa kita sebuat sebagai kata ganti benda, atau dalam bahasa Inggris kita menyebutnya pronoun. Ada banyak pronoun di dalam bahasa Inggris, yaitu he, she, it, they, we, you, dan I. Hmmm…. Tentu bukanlah hal yang mudah pula untuk menghafalkan beberapa pronoun di atas bagi anak-anak, apalagi bagaimana membedakan fungsinya.
Dalam artikel ini, Kak Zepe saya akan mengajarkan kepada anda, cara mudah dan praktis mengajarkan pronoun, (he, she, they, we, you, dan I) kepada anak-anak, dan tentu saja dengan metode yang cerdas, mudah, sederhana, dan menyenangkan. Anak-anak pasti akan menyukai metode ini karena keunggulan-keunggulan dari metode ini.
Dan seperti biasa, sebelum kita belajar lebih lanjut, saya akan meminta anda untuk mempelajari lagu yang berhubungan dengan isi artikel ini. Pada kesempatan ini saya akan meminta anda untuk mempelajari lagu HE IS TONO. Lagu yang sederhana dan mudah untuk dipelajari, dan tentu saja menyenangkan untuk dinyanyikan. Demikian lirik lagunya:
He is Tono. He is a boy.
She is Tini, She is a girl.
They are my goodfriends.
And my neigberhoods.

lagu bisa ditemukan dengan meng-klik ini.
Sebenarnya, lirik lagu ini masih ada lagi. Namun saya telah memotong bagian terpenting dan berhubungan dengan pokok bahasan kita kali ini.
Nah… Sekarang kita perhatikan lirik lagu di atas. Kita bisa mengetahui dengan cepat cara membedakan He dan She secara langsung (langsung praktek). Bila anak-anak langsung kita ajarkan untuk menyanyikan lagu di atas pun, pasti ada beberapa anak yang langsung mengerti apa perbedaan antara kata He dan She. Coba kita perhatikan lirik di atas.
He is Tono
Sebelum kita membahas lirik di atas, akan lebih baik bagi anda untuk memberi tahu anak didik anda tentang arti kata he dan she. He dan she memiliki arti yang sama dalam bahasa Indonesia. Perbedaannya adalah dalam penggunaannya. He berguna untuk menunjuk “dia” laki-laki, sedangkan she berguna untuk menunjuk “dia” perempuan.
Namun dalam baris pertama lagu di atas, He is Tono, kita bisa secara langsung mengetahui bahwa kata he digunakan untuk menunjuk seorang laki-laki. Kenapa? Karena yang ditunjuk adalah seorang anak laki-laki yang bernama Tono. Sedangkan untuk she, menunjuk pada seorang anak perempuan yang bernama Tini. Lalu bagaimana dengan They? Fungsi atau penggunaan kata They bisa diketahui dengan menjelaskan bahwa kata they dalam lirik lagu di atas, menunjuk pada Tono dan Tini ( Dua orang yang tidak termasuk diri kita).
Nah… Bagaimana dengan menjelaskan dan mengajarkan kata “you, I, dan we”.
Dengan lagu yang sama, yuk kita berkreatif ria mengubah lirik lagu di atas menjadi:
I am Tono, I am a boy.
I am Tini, I am a girl.
We are students.
We are family.
Atau …
You are Tono, You are a boy
You are Tini, You are a girl
You are my goodfriends
And my neigberhoods.
Nah… Kita telah menemukan dua variasi lagu He is Tono. Dan untuk nada, silakan anda mengambil nada dari lagu He Is Tono yang asli. Namun untuk menjelaskan kepada siswa, tentu bukanlah hal yang sulit lagi, bila anda menguasai lagu di atas dan beberapa teori bahasa Inggris.
Untuk membantu anda, saya akan memberikan link-link yang semoga bisa membantu anda untuk mempelajari dan mengajarkan pronoun kepada anak didik anda.
Mohon maaf, ternyata Lagu HE IS TONO belum ada di blog ini, tapi bisa ditemukan di
terima kasih

(Kak Zepe)


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com


Nafa Urbach melahirkan, Nafa urbach jadi Ibu, Anak Nafa Urbah, nama anak nafa urbach, nafa urbah melahirkan seorang, twitter dibeli facebook, twitter facebook, facebook membeli twitter, Anang dan Ashanty, Anang jadian dengan ashanty, gosip terbaru anak ashanty, anang dan ashanty jadian, jadinnya anak serta ashanty, anang dan ashanty di bali, ashanty duet sama anang, ashanty bernyanyi bareng anang, ashanty

Metode Belajar Sambil Bernyanyi Sambil MEnari (Cara Mengajar Anak Dengan Bernyanyi dan Menari Sambil bermain)

Metode Belajar Sambil Bernyanyi Sambil MEnari 
(Cara Mengajar Anak Dengan Bernyanyi dan Menari Sambil  bermain)



Setiap ngajar anak-anak, saya selalu memperhatikan bila satu hal yang sulit untuk dihentikan oleh anak-anak adalah TIDAK BISA DIAM. Mereka selalu bergerak, entah menggerakkan kaki, tangan, kepala, bahkan berjalan kian kemari, meski telah dinasehati beberapa kali. Saya jadi berpikir, pasti ada cara yang baik, agar keaktifan mereka ini bisa diubah menjadi suatu hal yang indah dan bermanfaat.


Oleh karena itulah, di dalam benak saya terbeslit sebuah ide untuk melakukan sebuah metode baru dalam belajar, yang saya harap bisa membantu mengatasi masalah tersebut. Agar bicara mereka lebih indah dan bermanfaat, maka saya akan ajak mereka bernyanyi. Bagaimana dengan kebiasaan anak yang tidak bisa diam? Hmm… Ini dia yang terbaru, saya akan mengajak mereka bernyanyi sambil bergerak atau bisa disebut juga dengan menari.
Bagaimana ya caranya? Oke… Saya akan menggunakan sebuah contoh lagu yang bisa dinyanyikan sambil menari. Saya akan mengambil contoh lagu CHASING THE BUTTERFLY... . Kenapa saya memilih lagu ini? Karena selain lagu ini sangat sederhana, lagu ini juga sangat bermanfaat dalam belajar bahasa Inggris, khususnya dalam belajar VERB (kata kerja). Saya nanti akan menjelaskan lebih lanjut.
Oke… Sekarang kita pelajari dulu liriknya ya…

I’m chasing the butterfly
I’m chasing in many ways
I’m running, running, running…
I’m running, running, running…
To catch the butterfly…

Nah… Tolong dihafalin dulu liriknya sebelum mempelajar lagunya. Untuk mempelajari lagunya, anda bisa klik: http://lagu2anak.blogspot.com/2010/10/chasing-buterfly-kak-zepes-children.html
Setelah anda selesai mendengarkan lagunya (sukur-sukur hafal liriknya dan bisa menyanyikannya), saya akan mengajarkan tahap pertama dari metode ini.

Yang pertama anda lakukan adalah mengajak anak untuk berimajinasi tentang menangkap seekor kupu-kupu. Anda bisa menggunakan media gambar terlebih dahulu. Anda bisa menggambar seorang anak sedang mengejar kupu-kupu. Anda juga bisa menyelipkan pelajaran berhitung dalam bahasa Inggris dengan memeinta siswa menghitung jumlah kupu-kupu yang dikejar anak itu. Bila anda tidak bisa menggambar, anda bisa menemukan gambar-gambar yang bagus di google search, dengan mengetik CHASING BUTTERFLY PICTURE, setelah itu anda bisa mencetak gambar dengan menggunakan printer.

Setelah itu, anda mengajak anak didik anda untuk bisa membayangkan seorang anak mengejar kupu-kupu, anda bisa menjelaskan bagaimana anak itu mengejar kupu-kupu. Ceritakan bahwa anak itu bisa melakukannya dengan berbagai cara, yaitu berlari (running), berjalan (walking), melompat (swimming), atau anda bisa memberikan anak-anak kata kerja yang mustahil terjadi di kehidupan nyata, misalnya menyetir (driving), terbang (flying), berlayar (sailing), berenang (swimming), dan masih banyak lagi.
Nah… Setelah selesai mengajak anak berimajinasi tentang seorang anak yang mengejar kupu-kupu dengan banyak cara (berlari, berjalan, berenang, dll), tiba saatnya anda mengajarkan anak didik anda lagu

CHASING THE BUTTERFLY.
Saya akan memberikan contoh gerakan baris demi baris. Dan jangan lupa untuk melakukan gerakan-gerakan tersebut di bawah ini sambil bernyanyi!
I’M CHASING THE BUTTERFLY
(Ajaklah anak didik anda untuk menunjuk diri mereka sendiri pada lirik I’M CHASING. Lalu ajaklah anak didik anda untuk menirukan gerakan kupu-kupu yang sedang terbang pada lirik THE BUTTERFLY)
I’M CHASING IN MANY WAYS
(Ajaklah anak didik anda untuk menggerakkan tangan mereka, seakan-akan sedang ingin menggapai sesuatu, dan dengan langkah lebar yang perlahan-lahan)
I’M RUNNING-RUNNING-RUNNING 2x
(Ajaklah anak didik anda untuk berlari di tempat dengan cepat dan penuh semangat!!)
TO CATCH THE BUTTERFLY
(Ajaklah anak didik anda untuk melakukan gerakan tangan kanan seakan-akan sedang menangkap sesuatu, dengan jari yang tadinya terbuka kemudian menutup pada lirik TO CATCH, dan ajaklah anak didik anda untuk kembali menirukan gaya kupu-kupu terbang pada lirik THE BUTTERFLY.

Nah… Setelah anak didik anda menguasai lagu dengan kata kerja RUNNING, anda bisa mengubah kata kerja RUNNING dengan kata kerja yang lain, dan telah saya ajarkan kepada anda.
Manfaat dari metode ini adalah, anak menjadi lebih semangat dalam bernyanyi dan belajar, selain itu, dengan gerakan-gerakan, diharapkan anak bisa menjadi lebih mengingat pelajaran yang mereka dapat (melalui lirik lagu).

Semangat belajar, dan semangat mengajar!
Lagu-lagu lain yang bisa denyanyian sambil bergerak adalah:
(ZP)

Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com