• PEMASANGAN INDIHOME TRIPLE PALY (3P)

    Telp: 0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • PEMASANGAN INDIHOME MEDAN (3P)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • FIBER TO THE HOME (FTTH)

    0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • INTERNET ON FIBER (INDIHOME MEDAN)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

Tampilkan postingan dengan label Children Songs Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Children Songs Review. Tampilkan semua postingan

Kak Zepe bersilaturahmi dengan Kakak-Kakak "Marinyanyi", Pejuang Lagu Anak Indonesia

Tim Marinyanyi

       

Pada tanggal 4 Januari, Kak  Zepe bersilaturahmi dengan kakak-kakak dari Komunitas Marinyanyi. Dalam pertemuan itu, Kak Zepe bersama Kak Utie, Kak Julius, dkk membicarakan banyak  hal seputar lagu anak di Indonesia.

        Marinyanyi.com (Bukan mari bernyanyi.com lho ya… ) adalah  sebuah  sekelompok pejuang  muda yang  ingin memiliki visi  membangkitkan  lagu anak-anak di  Indonesia. Komunitas ini beranggotakan orang-orang   muda (yang  kebanyakan adalah  mahasiswa). Mereka adalah  volunteer muda  yang secara  giat mengadakan perjuangan di  dalam dunia maya  dan dunia nyata. Di dalam dunia  maya,  mereka memiliki  sebuah website yang  beralamatkan di  “marinyanyi.com”. Web marinyanyi.com adalah sebuah  website yang  menyediakan konten  lagu-lagu anak dan bisa  didownload secara gratis.



          Di satu sisi, kebutuhan lagu  anak  di  dunia pendidikan anak usia dini sangatlah  tinggi, di sisi yang  lain, menjamurnya lagu dewasa di dunia hiburan dan pertelevisian membuat  anak-anak lebih cenderung  menyukai lagu-lagu dewasa daripada anak-anak.   Tentu  saja hal ini akan membawa pengaruh buruk bagi anak-anak, sebagai  generasi  penerus bangsa, karena  banyak  lagu-lagu dewasa yang  tidak pantas dinyanyikan oleh anak-anak, terutama lagu-lagu  yang  bertema cinta, kekerasan, dendam, selingkuh, dan lainnya.

         Di  dunia nyata, kakak-kakak dari  Tim Marinyanyi, sering  mengadakan beberapa event  anak-anak dan kunjungan ke sekolah-sekolah   dalam rangka sosialisasi  lagu-lagu anak di dalam web marinyanyi.com. Ayah Djito adalah  pencipta  lagu tunggal di  tim marinyanyi.  Beliau  sudah  menciptakan ratusan lagu, dan langsung  direlease di marinyanyi.com sehingga bisa didownload oleh  semua  pengunjung   website.

           Sebagai sesama pencipta dan pejuang lagu anak,  saya berharap, akan  hadir pula komunitas-komunitas orang  muda lainnya,  khususnya  yang  bergerak di bidang  pendidikan anak dan dunia anak, agar anak-anak  Indonesia semakin sehat (lahir dan batin), cerdas, dan ceria, seperti slogan PAUD Indonesia. Sehingga   untuk ke depannya,  komunitas-komunitas tersebut  bisa bersinergi untuk membuat   sesuatu, dan memberikan sesuatu  bagi anak-anak Indonesia yang  sangat  membutuhkan hiburan-hiburan yang  mendidik. Saya percaya, dengan bersatunya  beberapa insan lalu membentuk sebuah  komunitas, kita bisa menciptakan kekuatan yang  besar untuk merubah  dunia. Dan dengan bersatunya beberapa komunitas, lalu membentuk sebuah  kumpulan komunitas, kita bisa menciptakan kekuatan yang  lebih besar lagi.

         Namun untuk mencapai semua  itu memang  tidak mudah. Kita semua, baik atas nama pribadi, maupun atas nama komunitas, harus bisa menanggalkan ego dan ambisi  diri. Yang harus kita  pikirkan adalah  bagaimana cara memberikan sumbang asih  pada anak-anak yang  masih banyak membutuhkan modal hidup di  masa depan dan demi melawan hiburan-hiburan yang  tidak pantas bagi anak-anak. Tentu saja, membutuhkan rasa persaudaraan yang kuat agar itu semua bisa tercipta. Rasa persaudaraan yang  kuat harus dipupuk dengan saling bersilaturahmi, saling berbagi, saling bekerjsama, dan saling  membutuhkan. Di dalam setiap individu dan komunitas, pasti memiliki ciri  khas dan kelebihan unik (seperti di dalam tim marinyanyi, yang beranggotakan orang-orang  muda dengan kelebihan dan  tanggungjawab masing-masing) yang bisa disatukan untuk bisa membuat   sebuah gerakan bersama dengan kekuatan yang  besar. Bisakah itu  terjadi? Keputusan ada di tangan kita.

          Besar harapan saya, Semoga kakak-kakak Marinyanyi bisa menjadi api-api kecil yang bisa mengobarkan semangat  orang  muda yang  lain untuk lebih peduli pada anak-anak Indonesia.
Salam cinta lagu2anak


Kak Zepe


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Manfaat Lagu Anak Interaktif (Review dan Variasi Lagu Buaya / Metode Kreatif Mengajar Anak Bertema Alam dan hewan atau binatang / Lagu Tanya Jawab )


Manfaat Lagu Anak Interaktif (Review dan Variasi Lagu Buaya / Metode Kreatif  Mengajar Anak Bertema Alam dan hewan atau binatang / Lagu Tanya Jawab )


dailymotion.com
kak zepe lagu anak
dailymotion.com
kak zepe lagu anak
Saat mengajar di kelas, ada kalanya kita menemui siswa yang aktif dan pasif. Apa yang bisa kita perbuat dengan siswa yang pasif, supaya mereka bisa lebih aktif dan semangat dalam belajar? Salah satu cara agar  siswa yang pasif menjadi lebih aktif adalah dengan media lagu. Saya menyebut  lagu tersebut sebagai lagu interaktif.

Mungkin kita pernah mendengar atau memainkan sebuah lagu yang termasuk lagu yang interaktif. Lagu tersebut biasa disebut dengan judul lagu “sedang apa”. Liriknya sebagai berikut:



Sedang apa
Sedang apa

Sedang apa sekarang?

Sekarang sedang apa?
Sedang apa sekarang?
(lalu kelompok / anak yang lain akan menjawab)
Sedang makan
Sedang makan
Sedang makan sekarang
Sekarang makan apa
Makan apa
Makan apa sekarang?

Lagu di atas sering diajarkan oleh guru saya, saat saya duduk di bangku TK, dan pada saat saya duduk di bangku SD, lagu tersebut biasa dimainkan dan dinyanyikan pada saat kegiatan pramuka.

        Di dalam bahasa Inggris, sudah banyak lagu-lagu interaktif yang diciptakan. Namun di dalam bahasa Indonesia, lagu-lagu tersebut masih sangat jarang. Padahal lagu-lagu yang interaktif seperti sangat penting di dalam dunia pendidikan, khususnya proses belajar mengajar anak. Lagu tersebut bisa memberikan semangat baru bagi siswa yang sedang bosan dan lesu, dan bisa menumbuhkan keberanian bagi siswa yang pasif (pemalu, tidak banyak bicara dan bergerak). Dan dengan lagu tersebut, anak-anak bisa terangsang otaknya untuk terus bekerja, sehingga mereka bisa lebih semangat.

Lagu ciptaan saya yang bisa dikategorikan sebagai lagu anak interactive adalah lagu “Buaya”. Yang merupakan lagu tentang pengenalan hewan.Lagu  tersebut liriknya seperti ini (Agar menjadi lagu yang inteaktif sebelum menyanyikan lagu ini, akan lebih baik kalau kita membaginya menjadi 2 kelompok, atau bisa dengan tanya jawab antara kita dengan siswa yang lain, atau bisa juga meminta siswa untuk melakukan tanya jawab satu sama lain / tidak berkelompok):

Kelompok 1:  
Buaya… Buaya apa makananmu?

Kelompok  2: 
Daging,,.. daging itulah jawabku

Kelompok  1: 
Buaya… Buaya gimana jalanmu?

Kelompok 2: 
Merangkak… merangkak itulah jawabku

Kelompok 1: 
Buaya.. buaya dimana hidupmu

Kelompok 2: 
Di darat di air itulah jawabku…

Di dalam lirik dan lagu di atas, kelompok 1 bisa disebut sebagai kelompok penanya. Dan kelompok 2 bisa disebut kelompok penjawab. Saya juga menyarankan agar kita menggunakan gerakan atau ekspresi wajah saat menyanyikan lagu tersebut. Misalnya saat bernyanyi:
“Buaya… Buaya… Gimana jalanmu”. Siswa bisa kita minta mengekspresikan seekor buaya. Kita bisa memperagakan sepasang mulut buaya dengan gaya jari mencakar, lalu dua tangan ke depan, tangan satu di atas, tangan lain di bawah, sambil kedua tangan kita katup-katupkan (Seperti buaya dengan mulut menganga, lalu mulut terkatup). Bila anda bingung dan tidak mengerti cara memperagakan buaya seperti apa yang sudah saya jelaskan, anda bisa mengarang sendiri.

Lagu “Buaya” liriknya bisa diganti. Yaitu dengan mengganti “nama binatang”, dan “apa yang ditanyakan” dari binatang yang disebut (Variasi ini akan saya ulas secara terpisah). Untuk mendengarkan lagu buaya, anda bisa klik di SINI.http://lagu2anak.blogspot.com/2010/11/buaya-lagu-anak-karya-kak-zepe.html

Semoga bermanfaat.



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Metode Mengajar Membaca dengan lagu PAPA SAYA LAPAR dan variasinya (Review Lagu-lagu Anak Karya Kak Zepe)


Metode Mengajar Membaca 
dengan lagu PAPA SAYA LAPAR (Review Lagu-lagu Anak Karya Kak Zepe)

Sebelum kita mebahas lebih dalam tentang lagu ini, mari kita perhatikan dan baca seksama liriknya sebagai berikut.
Papa saya lapar
Papa saya lapar
Papa saya lapar
Dan “a” diganti “o”….


Liriknya dan nadanya sangat sederhana dan kocak. Namun itulah yang namanya lagu-lagu anak. Dua nilai plus disamping manfaatnya dari lagu anak PAPA SAYA LAPAR ini adalah kekocakan dan kesederhanaanya. Nah, sekarang mari kita bahas lebih lanjut tentang manfaat dari lagu anak ini. Dari judul artikel ini, tentu kita sudah tahu bahwa manfaat dari lagu ini adalah sebagai metode mengajar membaca atau sebagai metode belajar membaca teruntuk anak-anak.

Nah... melalui artikel ini, saya akan memberikan variasi-variasi yang terdapat dalam lagu ini. variasi ini akan sangat berguna untuk mengembangkan materi dan agar anak tidak merasa bosan dengan lagu ini. Saya membaginya menjadi 3 variasi, variasi tersebut adalah:


Variasi 1
Melalui lirik “Dan ‘a’ diganti ‘o’”, kita bisa mengajarkan anak membaca, terutama dalam mengajarkan huruf vocal, dan hubungan huruf vocal dengan huruf konsonan. Kita bisa merubah huruf vocal lagu di atas dengan mengganti lirik “dan … menjadi … .” Titik-titik di samping bisa diisi dengan huruf vocal lainnya. Misalnya A, I, U, E, O. Variasi 1 ini sangat jelas kita dengarkan di dalam lagu.

Variasi 2
Varisasi kedua adalah dengan mengganti sebuah huruf vocal dengan dua huruf vocal di dalam lirik “dan … menjadi … .” Misalnya
Papa saya lapar
Papa saya lapar
Papa saya lapar 
Dan “a” diganti “ao”….
Paopao saoyao laopaor
Paopao saoyao laopaor
Paopao saoyao laopaor
Dan ao diganti ai.

Variasi 3
Bila anak mulai bosan dengan lirik,”Papa Saya Lapar”, anda bisa merubah dengan lirik lainya. Syarat dari variasi liriknya adalah:
1. Satu baris terdiri dari 3 kata.
2. Setiap kata memiliki 2 suku kata.
3. Huruf vocal yang berada di setiap kata (dalam 3 kata) harus sama.
4. Misal:
 Mama sayang saya
Buku Buku Lucu
Sayang mama papa

Sebagai tambahan, akan lebih bagus lagi kalau sebelum mengajarkan lagu ini, kita menuliskan liriknya di buku atau di papan tulis, supaya anak bisa terbantu juga dalam menghafalkan bentuk-bentuk huruf.

Sebagai orang dewasa tentu kita akan berpendapat lagu ini nggak keren. Namun sekali lagi, lagu anak yang satu ini bukan masalah keren atau tidaknya, namun yang terpenting adalah manfaatnya. Coba praktekkan kepada buah hati atau anak didik anda, pasti  bermanfaat untuk membantu ketrampilan membaca anak.
Untuk mendengarkan lagunya, anda bisa klik di SINI.


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
 Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Menghadapi Anak Didik Baru dan Pemalu (Tips Menguatkan Mental Anak, Cara Membuat Anak Menjadi Pemberani, Memotivasi Anak Penakut, Tips Untuk Anak Usia Dini dan Taman Kanak) By Kak Zepe


Menghadapi  Anak  Didik  Baru  dan Pemalu

Setiap  tahun,  kita  pasti  akan mendapati  anak-anak didik  baru. Diantara  anak didik  tersebut,  pasti ada  yang  pemberani,  dan ada  yang pemalu. Ada anak pemalu  yang  tidak  mau  masuk  kelas  kalau  tidak  ditemeni  orang  tuanya,  dan ada  pula anak  pemalu  yang  tidak  mau  ngomong  di dalam kelas dan tidak  mau  aktif   di  dalam  kelas.  Bagaimana  menghadapi  anak  seperti  ini? Bagaimana  menumbuhkan sikap  percaya  diri  kepada  anak sehingga  mau  menjadi   anak  pemberani  seperti  teman-temannya yang  lain?



Untuk membahas   hal  ini,  saya akan memberikan contoh  salah  satu   kasus  yang pernah  dihadapi oleh   Bunda  Annisa Kurniati.   Beliau  adalah  salah  satu  dosen di Universitas Karimun, Bunda Annisa pernah   menghadapi  kasus dimana  salah  satu siswa  barunya tidak  mau  masuk  kelas  bila  tidak  ada  Mama di  sampingnya. Dalam menghadapi  kasus  ini,  Bunda Annisa  memiliki  prinsip  untuk  tidak  memperbolehkan  anak  ditemeni  orang tua  di dalam kelas,  dengan alasan agar  anak  bisa  belajar  mandiri.  Selain itu,  Bunda  Annisa  juga  tidak  ingin melukai  perasaan sang anak,  yang  akan mengakibatkan perasaan sakit  hati atau  dendam  di  dalam  diri  sang  anak.  Maka  Bunda Annisa  pun memiliki  trik  tersendiri  untuk bisa  “memisahkan” sang  Mama dengan anak  didiknya.   Trik tersebut  memang sangat  membutuhkan kesabaran dan ketekunan,  karena  prosesnya tidaklah  instan  namun cenderung  “perlahan-lahan”. Yang dilakukan Bunda Annisa adalah dengan meminta  orang tua  menemani  anak  didik masuk  ke dalam  kelas  dan  duduk  di samping sang anak pada hari  pertama.  Tujuannya adalah agar anak bisa  menyesuaikan diri  terlebih   dahulu  dengan keadaan di  kelas,  teman-teman baru,  dan tentu  saja guru-guru  baru. Pada hari  kedua, orang  tua  “jaga jarak”  dengan sang  anak.   Dari  hari  ke hari,  jarak  anak dengan orang tua semakin menjaduh. Hal ini dilakukan agar  anak bisa  lebih akrab dengan teman-temannya dan bisa lebih mandiri  dalam melakukan sesuatu, tanpa melukai perasaan sang anak. Beberapa  hari  kemudian,  orang   tua  berada  di luar  namun  berposisi  di  dekat  jendela kelas,  sehingga  anak  masih  tetap  bisa  melihat  sang Mama yang setia  menunggunya.  Dalam  proses  menjauh tersebut, sesekali  anak  pasti akan menghadap  ke belakang  dan berusaha  mencari  keberadaan sang  Mama. Dan saat anak  didik  menatap  sang  Mama,  sebaiknya  orang tua memuji  sang  anak  atau  cukup memberikan “jempol” kepada sang  anak. Oh  iya,  Bunda Annisa juga memberikan semacam puisi  kepada anak didiknya  yang masih  baru, yang isinya  adalah  doa  dan motivasi  kepada anak  untuk tidak  terlalu “bergantung “ pada  sang  Mama. Puisinya demikian,

” Bunda selalu ada menemaniku walau berada dirumah tak disampingku bunda menemani dengan do'anya dan aku aman dan nyaman bersama guru dan kawan-kawanku karena merekapun sayang padaku.” 

Nah… Setelah sang anak sudah terbiasa duduk  sendiri,  barulah  peraturan bahwa orang tua hanya  boleh  menunggu di ruang  tunggu  diberlakukan.

Terkadang  mungkin kita akan menghadapi orang tua yang  kurang  memahami pentingnya belajar di kelas  tanpa ditemani  orang tua. Orang tua tersebut biasanya  berusaha mencurahkan kasih sayang kepada anaknya, dan tidak mau anaknya bersedih saat  ditinggalkan di dalam kelas. Hal  tersebut sangat tidak disarankan di  dalam Pendidikan Anak  Usia Dini.  Karena walaubagaimana pun anak harus dilatih untuk bisa hidup  mandiri. Dan pelajaran tersebut  akan sangat  baik bila diterapkan di sekolah. Untuk  mencegah  hal tersebut,  komunikasi  antara orang tua dan guru sangat  penting.  Bila perlu, di awal pelajaran,  sekolah  mengadakan seminar  yang diperuntukkan bagi  orang tua dan guru. Seminar  tersebut  biasanya diadakan  di awal  tahun ajaran dan berisikan pengenalan sekolah.  Pada seminar  tersebut  akan di bahas  segala  sesuatu yang berhubungan dengan sekolah, salah satunya peraturan sekolah yang berisi  larangan bagi  orang tua masuk  ke dalam kelas  saat  kegiatan  belajar dan  mengajar  berlangsung. Beberapa  hal lain yang perlu  saya  tambahkan di dalam proses memisahkan anak   didik  dari  orang tua yang dikemukakan oleh Bunda Annisa  adalah:

1. Mengetahui  penyebabnya
Untuk mengetahui penyebab anak menjadi  takut dan malu, adalah dengan mengajak anak untuk  “curhat”. Penyebab  utama anak  pemalu  di dalam kelas biasanya ada dua. Yaitu karena memang  anaknya memiliki sifat  pemalu, dan bisa juga karena “tidak kerasan”. Anak menjadi tidak  kerasan biasanya  terjadi karena mereka dipaksa oleh orang tua, dan orang  tua kurang  bisa memberikan informasi kepada anak tentang  betapa menyenangkannya  suasana di kelas. Hal ini menyebabkan anak berpikiran yang “tidak-tidak”. Bila  menghadapi  anak yang  memang pemalu,  biasanya  penangannya  lebih lama,  karena hal ini lebih bersifat  membangun karakter anak, namun bila hal ini disebabkan kesalahan persepsi anak tentang  suasana kelas yang sebenarnya,  yang  perlu  kita tekankan adalah lebih  pada pengubahan persepsi  anak. Walaupun demikian, cara penangannya  hampir sama, namun jangka waktu “penyembuhannya”  tentu  akan lebih  lama dan lebih  intens anak yang  berkarakter pemalu.

2. Pujian
Pujian ini akan sangat penting untuk memotivasi anak. Dengan pujian anak akan menjadi  lebih berani mengekpresikan diri. Selain itu dengan pujian kita  telah  mengajarkan anak untuk selalu berpikiran positif.
Link-link tentang  pentingnya pujian bisa dibaca di link2 dibawah ini:
http://lagu2anak.blogspot.com/2011/01/kebiasaan-kebiasaan-buruk-ortu-yang.html
http://lagu2anak.blogspot.com/2010/12/mencegah-stress-pada-anak.html
http://lagu2anak.blogspot.com/2010/12/kasih-sayang-menunjang-kecerdasan.html
http://lagu2anak.blogspot.com/2010/12/anak-ddidk-masih-mau-terus-ditemeni.html
http://lagu2anak.blogspot.com/2011/02/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html

3. Materi  Pelajaran Menarik dan Mengasah  Kemampuan Sosial
Materi pelajaran yang menarik, akan membuat  anak menjadi  betah berada di dalam kelas. Sebelum mereka sampai ke sekolah, mungkin bayangan mereka adalah mereka akan berada di tempat yang serius dan diajar  oleh guru yang “galak”. Bila kita mengajarkan mereka materi  yang menarik dan menyenangkan,  segala pemiikiran negatif  mereka tentang  suasana kelas bisa kita ubah menjadi  segala sesuatu  yang positif dan fun. Dan akan lebih baik lagi bila materi yang diajarkan adalah materi pelajaran yang berhubungan dengan persahabatan dan keakraban, agar antar anak didik bisa saling mengenal satu  sama lain.  Biasanya materi pelajaran ini bersifat  aktivitas. Di dalam aktivitas ini kita bisa “menjodohkan” mereka satu sama lainnya. Maksudnya adalah membuat  mereka akrab satu  sama lain. Misalnya, meminta anak menggambar dengan cara satu kertas berdua, menyanyi  di depan kelas berdua-dua, menari di depan kelas berdua-dua, dan masih banyak aktivitas lain  yang bisa kita pilih.

4. Nasihat tentang kemandirian
Nasihat  ini tidak perlu kita tujukan kepada seoarang anak, misalnya hanya kepada anak yang pemalu. Nasihat ini kita tujukan pada semua anak  yang  berada di dalam kelas, agar anak-anak yang  pemalu tidak merasa dihakimi. Nasihat bisa berupa puisi, seperti yang  dibuat oleh  Bunda Annisa. Atau bisa juga dengan mengatakan sesuatu  di  dalam kelas yang bersifat  menasihati anak akan pentingnya bersikap mandiri. Atau bisa juga dengan menyanyikan lagu ANAK MANDIRI. Untuk mendengarkan bisa klik di SINI (Lihat Video ANAK MANDIRI.

5. Mengajarkan orang tua  cara memotivasi  anak.
Hal ini sangat  penting dilakukan karena anak menjadi  pemalu atau terkesan takut, disebabkan oleh kurangnya  motivasi  dari  orang tua. Hal ini biasanya disebabkan karena orang tua yang terlalu  sibuk, sehingga  hanya  memasrahkan masalah pendidikan anak  kepada guru. Padahal pendidikan anak  tidak hanya  berhubungan dengan guru, namun juga jalinan komunikasi  yang  baik antara guru dan orang tua. Dan tentu saja semuanya  harus dilakukan demi kebaikan sang  anak. Hal terpenting yang harus  dilakukan guru  kepada orang tua adalah dengan mengajarkan orang  tua  cara memotivasi  anak. Misalnya dengan membuat  anak-anak  gembira sebelum berangkat sekolah (tidak membuat  anak sedih, takut, dan tertekan), memberikan banyak pujian kepada anak, dan  masih  banyak kata-kata motivasi yang  lain yang  menyesuaikan dengan karakter sang  anak. Hal  ini sangat  penting untuk menghindari masalah “rumah” yang terbawa ke sekolah. Misalnya ada anak  yang  menjadi  pemalu  di kelas, karena habis dimarahin mamanya. Tentu hal  ini akan lebih sulit diatasi tanpa adanya komunikasi  yang  baik antara orang tua dan guru.



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Review Lagu - Kak Zepe's Home Sweet Home - Lagu Anak Karya Kak Zepe (Lagu Anak Usia Dini/PAUD dan Taman Kanak2, tentang keluarga, rumah,


Review  Lagu  - Kak Zepe's Home Sweet  Home
 Lagu   Anak  Karya Kak Zepe (Lagu  Anak Usia Dini/PAUD  dan  Taman Kanak2,  tentang  keluarga, rumah,


Judul : Home Sweet Home
Pencipta :Kak Zepe
Penyanyi :Kak Zepe
Arranger :Kak Zepe dan Kak Tommy
Lirik: : Kak Zepe

HOME SWEET HOME by Kak Zepe
I live in a beautiful house
Ilive with my family
We all are happy together
Because we are loving each other
Ref:
Home sweet home is a best place
To sleep to eat to do anything
No matter about the price
Cause happiness can’t be bought

Di kota-kota besar, mungkin kita sering melihat rumah-rumah besar sekelas real estate, berdiri dengan tinggi menjulang. Bangunan yang dari luar tampak luar biasa dan begitu mewah, namun tampak sepi seakan-akan tidak berpenghuni. Tampak tembok-tembok besar, kokoh dan tinggi melingkari rumah tersebut, seakan menghindari orang-orang dari luar untuk datang mengunjungi. Kita memang tidak pernah tahu apakah di dalam rumah tersebut terdapat sebuah kehidupan yang dipenuhi kebahagiaan atau tidak.

Lewat lagu “Home Sweet Home” saya hanya ingin memberikan secercah gambaran akan makna sebuah kebahagiaan, terutama di dalam sebuah keluarga. Kebahagiaan yang sejati, tidaklah selalu seperti yang terlukis pada siaran-siaran sinetron yang sering kita saksikan di televisi, yang sering diidentikkan dengan kemewahan dan kekuasaan.

“We all are happy together, because we are loving each other”, itulah pesan pertama yang ingin saya sampaikan kepada para pencinta lagu2anak. Kehidupan yang saling menyayangi, terutama di dalam sebuah keluarga, adalah sesuatu hal yang paling pokok. Dengan adanya kebersamaan, maka akan tercipta sebuah kerukunan dan saling memahami. Saling memahami adalah buah dari sebuah kebersamaan. Dan dengan saling memahami, maka sebuah keluarga akan menjadi lebih mudah menyelesaikan masalah yang pasti akan mereka hadapi. Saya yakin, bila di dalam sebuah keluarga selalu ada kebersamaan dalam melakukan segala aktivitas, keluarga itu pasti tidak akan jauh dari sesuatu yang disebut sebagai kebahagiaan. Itulah kenapa, saya tuliskan pula dalam lagu saya,”Cause happiness can’t be bought”.
Mari kita dengarkan lagu HOME SWEET HOME karya Kak Zepe, di SINI



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Lagu Anak dan Permainan Anak (Bernyanyi, bermain, dan Berhitung dengan lagu anak Karya Kak Zepe)


 Lagu  Anak  dan Permainan  Anak

Lagu anak-anak , tentunya lagu anak yang edukatif,  memang kaya akan manfaat. Kali ini  saya, Kak Zepe,  akan membahas  mengenai  betapa asyiknya lagu  anak yang dimodifikasi dengan permainan anak. Saya bisa merasakan kabahagiaan anak-anak saat   mereka menyanyikan lagu anak-anak, bila digabungkan denga permainan anak-anak,  tentu saja hal ini akan menjadi suatu  hal yang sangat… sangaaaaat…  menyenangkan.

Salah satu  lagu saya yang bisa digunakan sebagai media permaiana  anak-anak adalah  lagu BUATLAH LINGKARAN. Sebelum saya  mengupas lebih dalam, mari kita dengarkan lagunya di SINI, dan mari kita perhatikan liriknya:



Bila kita  cermati, lagu permaian,  BUAT LINGKARAN ini juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran, yaitu  pengenalan nama angka.

Untuk bermain dengan lagu ini, caranya sangat  mudah. Kita tinggal mengajak anak-anak didik  kita  untuk berada di lapangan (tidak perlu  lapangan yang luas). Kemudia kita ajak mereka membentuk sebuah lingkaran besar. Setelah itu kita mulai mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu ini. Sembari anak-anak menyanyikan lagu ini, kita mengajak anak-anak untuk menirukan perintah  yang  ada di dalam lagu ini.  Pada saat  kita  mulai bernyanyi,”Mari berjalan di  dalam lingkaran…” , Kita ajak anak-anak untuk berjalan di dalam lingkaran. Pada saat   liriknya sampai pada,”Jalan ke belakang, kembali  ke depan…”  Kita minta anak-anak untuk berjalan ke belakang (ke arah  yang  berlawanan),  lalu kembali  ke arah semula. Lalu setelah anak-anak menyanyikan,”Jalan ke kiri, lalu  ke kanan”,  Kita   ajak  anak-anak berjalan masuk, lalu  keluar  lingkaran.  Nah… Bagian yang paling seru adalah  pada saat  anak-anak menyanyikan baris  yang terakhir, “Buatlah  lingkaran dengan lima teman”. Kita ajak  anak-anak  untuk  secara  serentak mencari  lima teman dan membentuk  lingkaran-lingkaran kecil,  yang beranggotakan lima orang  anak.

Lalu dengan sedikit mengubah lirik  lagu  anak, “buatlah lingkaran dengan lima teman....”, menjadi “buatlah lingkaran dengan enam (tujuh, sepuluh, dua puluh) teman. Anak-anak lama kelamaan tidak hanya bisa belajar nama-nama angka dari lagu tersebut, melainkan juga menghitung. Kenapa? Karena setiap mereka harus membuat  sebuah kelompok  sesuai  dengan perintah dalam lagu tersebut, anak-anak juga bisa belajar  menghitung  teman  yang  ada  di dalam kelompoknya.

Buat anak-anak yang tidak menemukan teman untuk membuat  lingkaran   dengan  jumlah anak sesuai  dengan perintah dalam  lagu tersebut, atau ada kelompok  yang  salah  menghitung  jumlah teman yang  ada di dalam kelompoknya (tidak sesuai  dengan perintah   di dalam  lagu yang  mereka nyanyikan),  maka mereka akan diberi  hukuman, misalnya bernyanyi, menari, atau hukuman-hukuman lucu  lainnya. Selamat Mencoba yaaa…. Salam cinta lagu2anak… (Kak  Zepe)


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com