• PEMASANGAN INDIHOME TRIPLE PALY (3P)

    Telp: 0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • PEMASANGAN INDIHOME MEDAN (3P)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • FIBER TO THE HOME (FTTH)

    0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

  • INTERNET ON FIBER (INDIHOME MEDAN)

    TELP:0851 0246 9682 ATAU HP: 0822 7200 7787

Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan

Remote Access pada Debian 5 (Lenny)

Wah, sudah lama tidak megang debian lagi sejak lulus SMK. Namun ada rasa "kangen" sama sistem open source tersebut, maka malam ini saya coba lagi dan berbagi tips dengan kawan-kawan bloganakkomputer. Pada tutorial kali ini, saya ingin berbagi tips sederhana, yang mungkin para pengguna debian-debian expert sudah tidak asing lagi dengan bagian ini, yaitu Remote Access pada Debian Lenny. Bagi yang belum pernah, bagaimana cara menggunakannya? Mari kita belajar bersama-sama.




Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain. Produktifitas dan efisiensi merupakan bentuk keuntungan yang kita dapat dari sistem ini. Sebagai contoh dengan adanya jaringan segala sesuatu tidak harus dilakukan pada tempat yang bersangkutan. Kita dapat melakukan perintah atau pekerjaan dari jarak jauh tanpa harus berada di tempat tersebut. Remote access merupakan salah satu mekanisme yang memungkinkan kita untuk menjalankan perintah dari mesin lain. Dua jenis fasilitas remote yang dikenal yaitu:

  1. Berbasis GUI, contoh Remote Desktop Connection (Windows) VNC, rdesktop
  2. Berbasis Text, contoh telnet dan ssh


Instalasi

Software yang digunakan untuk aplikasi remote access berabasis text adalah ssh-server. Untuk melakukan instalasi ssh-server cukup ketikkan perintah berikut:

D4V1D:~# apt-get install ssh-server

Konfigurasi

Dalam kondisi default, setelah proses instalasi ssh-server maka kita dapat segera langsung meng-gunakannya. Jadi kita tidak perlu melakukan konfigurasi apapun selain mengetahui username dan password dari mesin yang akan diremote tersebut.

Pengujian

Tentu setelah melakukan proses instalasi kita harus segera melakukan pengujian terhadap fasilitas remote access ini. Pengujian ini akan kita lakukan dari mesin windows. Untuk dapat melakukan remote access pada ssh-server dari mesin Windows, kita memerlukan software ssh-client. Software yang paling banyak digunakanadalah PuTTY ataupun PieTTY. Pastikan kita memiliki software tersebut. Download dari internet bila anda tidak memilikinya. Perhatikan gambar berikut yang merupakan salah satu program ssh-client yang bernama PuTTY:


  • Masukkan IP Address pada kolom yang disediakan (sebagai contoh di atas menggunakan IP 172.16.0.1, sebab server yang saya instal menggunakan IP tersebut).
  • Pastikan kita menggunakan port yang bersesuaian. Umumnya/defaultnya ssh-server berjalan di port 22

Jika Putty baru digunakan pertama kali untuk meremote sebuah server, mungkin akan muncul gambar seperti dibawah, pilih Yes saja, sebab kita percaya (trust) pada host ini.


Setelah berhasil terkoneksi maka kita akan dihadapkan pada window berikut:

  • Masukkan username yang terdaftar di mesin yang diremote tersebut
  • Berikan password yang bersesuaian

Maka kita sudah berada di mesin remote tersebut dan dapat mengeksekusi perintah-perintah seperti layaknya berada dimesin tersebut.


Mudah bukan untuk dapat mengontrol atau meremote sebuah server Debian dari jarak jauh. Jika kita telah sampai pada seperti gambar di atas, berarti intalasi ssh-server kita dapat dikatakan berhasil. Program ssh-client ini juga dapat untuk meremote server lain yang terinstal ssh-server seperti FreeBSD, OpenBSD, dll. Sekian dulu dan semoga berguna bagi kawan-kawan.

D4V1D 

Membuat Proxy Server berbasis Debian 5 (Lenny) sebagai Content Filter


Jenis aplikasi yang berfungsi untuk mem-blokir informasi yang datang dari internet di kenal dengan istilah Content Filter. Dengan aplikasi ini maka kita bisa menyaring informasi tertentu seperti pornografi, hacking, kekerasan dll yang tidak pantas muncul di browser client. Software yang bisa kita gunakan untuk membangun content filter diantaranya squid. Mari kita coba bersama bagaimana membangun proxy server sebagai content filter.

1. Pertama kita harus men-setting router dahulu. Untuk setting router dan IP nya dapat dilihat DI SINI.

2. Kemudian kita install paket-paket yang diperlukan yaitu squid.
Perintahnya :
D4V1D:~# apt-get install squid

3. Lalu remove / hapus pengaturan squid dasar, sebab kita akan membuat pengaturan dan rule yang baru.
D4V1D:~# rm /etc/squid/squid.conf

4. Setelah di hapus, buat squid.conf yang baru.
Perintahnya :
D4V1D:~# nano /etc/squid/squid.conf
Lalu isi squid.conf ini dengan script di bawah ini.
acl all src all
acl localnet src 192.168.1.0/26
acl situs url_regex -i "/etc/squid/blokir.txt"
http_access deny situs
http_access allow localnet
http_access allow all
http_port 3128 transparent
cache_mem 8 mb
memory_replacement_policy heap GDSF
cache_replacement_policy heap LFUDA
store_dir_select_algorithm round-robin
cache_dir aufs /cache 10000 24 256
cache_store_log none
cache_access_log /var/log/squid/access.log
cache_effective_user proxy
cache_effective_group proxy
visible_hostname proxy.bloganakkomputer.blogspot.com

Screenshoot squid.conf
keterangan :
Pada “acl localnet src 192.168.1.0/26” dapat disesuaikan dengan pengaturan IP anda yaitu ip yang anda gunakan pada eth1 dan merupakan gateway client. 

5. Buat list situs yang akan di blokir.
D4V1D:~# nano /etc/squid/blokir.txt
Isi dengan website atau kata kunci yang akan di blokir, sebagai contoh list di bawah.






blokir.txt



6. Buat cache.
D4V1D:~# mkdir /cache

7. Lalu ketik perintah di bawah ini secara urut untuk membuat Swap Directories.
D4V1D:~# chown –R proxy:proxy /etc/squid/blokir.txt
D4V1D:~# chown –R proxy:proxy /cache
D4V1D:~# /etc/init.d/squid stop
D4V1D:~# squid –z

8. Start squidnya
D4V1D:~# /etc/init.d/squid start

9. Edit file rc.local.
D4V1D:~# nano /etc/rc.local

Lalu masukkan iptables di bawah ini sebelum #exit 0
iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128

Screenshoot rc.local

10. Terakhir, restart squidnya lagi.
D4V1D:~# /etc/init.d/squid restart

Pengujian

Untuk menguji content filter kita apakah sudah berhasil atau belum kita jalankan aplikasi Mozila Firefox. Sebelumnya kita perlu setting dahulu proxy nya. Ini cara settingnya…

1. Pilih Tools – Option

2. Kemudian pilih tab Advanced - Network, pilih Settings
Pada halaman Connection Settings, pilih Manual proxy configuration dan setting supaya menggunakan HTTP proxy 192.168.1.1 dan pada port 3128 (seperti gambar di bawah).


3. Nah sekarang kita coba ketik salah satu url yg telah kita setting pada blokir.txt di atas. Kita masukkan facebook.com pada address bar.


4. Jika hasilnya seperti pada gambar di atas, maka content filter kita sudah bekerja dengan baik dengan memblok situs facebook.com. Dapat juga kita coba dengan situs-situs yang telah kita masukkan.

Ok, teman-teman sekian dahulu sedikit ilmu dari saya (dari hasil browsing dan googling, hehe...) tentang Membuat Proxy Server berbasis Debian 5 (Lenny) sebagai Content Filter.
Semoga bermanfaat kawan.

D4V1D

Membuat Proxy Server berbasis Debian 5 (Lenny) sebagai Autentikasi User


Dengan squid memungkinkan kita untuk membuat pembatasan koneksi melalui autentikasi. Dengan autentikasi maka user dipaksa harus memasukkan username dan password. Bila username dan password tersebut cocok dan terdaftar dalam database squid maka user tersebut diperbolehkan terkoneksi ke internet. Nah, pada tutorial kali ini saya ingin membahas sedikit tentang membuat proxy server berbasis Debian Lenny yang digunakan untuk autentikasi user sederhana. Bagaimana cara membangunnya? Mari kita coba bersama…

a. Pertama kita harus men-setting router dahulu. Untuk setting router dan IP nya dapat dilihat DI SINI.

b. Sebelum kita mengkonfigurasi autentikasi user mode ncsa dengan squid kita install dulu paket-paket yang dibutuhkan yaitu squid dan apache2. Kita install kedua paket tersebut dengan perintah :

D4V1D:~# apt-get install squid apache2

c. Ketikkan perintah di bawah ini secara urut.

D4V1D:~# touch /etc/squid/squid_passwd
D4V1D:~# chmod o+r /etc/squid/squid_passwd
D4V1D:~# htpasswd /etc/squid/squidpasswd david
(masukkan password baru)
(masukkan ulang password baru)







Screenshoot

Gunakan program htpasswd untuk menambahkan user ke file password. Anda bisa menambahkan setiap user setiap saat tanpa harus merestart Squid. Dalam hal ini, anda menambahkan satu username david.

d. Konfigurasi file squid.conf
Pada file squid.conf ada 2 konfigurasi utama yaitu meng-enablekan ncsa_auth dan konfigurasi acl serta http_access.
perintah :
D4V1D:~# nano /etc/squid/squid.conf


Hilangkan tanda “#” pada baris yang di dalam kotak. Pada bagian akhir kita ubah menjadi “/etc/squid/squid_passwd” (lihat gambar di atas).

Lalu tambahkan script seperti yang saya beri tanda kotak (seperti gambar di atas). Kita buat acl (access control list) dan http_access untuk mengatur apakah user diijinkan untuk melakukan autentikasi. Pada intinya hanya seperti itu.

Setelah semua konfigurasi selesai kita restart squid dengan perintah
D4V1D:~# /etc/init.d/squid restart

Pengujian

Untuk menguji autentikasi user kita apakah sudah berhasil atau belum kita jalankan aplikasi Mozila Firefox. Sebelumnya kita perlu setting dahulu proxy nya. Ini cara settingnya…

1.    1. Pilih Tools – Option

2.    2. Kemudian pilih tab Advanced - Network, pilih Settings
     Pada halaman Connection Settings, pilih Manual proxy configuration dan setting seperti gambar di bawah



3.    3. Sekarang kita coba ketik google.com pada address bar  dan hasilnya seperti di bawah ini


     Kita akan diminta memasukkan username dan password untuk dapat browsing.

4.    4. Nah kita masukkan nama user dan kata sandi nya seperti yang telah kita buat di atas. Kebetulan nama user saya “david” dan kata sandinya “123”. Setelah kita memasukkan nama user dan kata sandi squid akan meredirect to google.com.. Kemudian langsung browsing aja deh.

Ok, teman-temanku sebangsa dan setanah air sekian dahulu sedikit ilmu dari saya (sebenarnya dari hasil browsing dan googling, hehehe) tentang Membuat Proxy Server berbasis Debian 5 (Lenny) sebagai Autentikasi User.
Semoga berguna ya.
D4V1D

Membangun DHCP Server pada Debian 5 (Lenny)

 


DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah mekanisme yang memunkinkan sebuah server untuk memberikan IP Address secara dinamik bagi client. Client melakukan permintaan IP Address kepada server, dan server memberikan alokasi bagi si client tersebut. Mekanisme ini akan sangat memberikan keuntungan bagi manajemen jaringan di karenakan proses setting IP Address tidak harus dilakukan manual untuk setiap client yang ada.

1. Instalasi

Software yang diperlukan untuk membuah sebuah service DHCP adalah dhcp3-server. Untuk melakukan instalasi dhcp3-server lakukan perintah:
D4V1D:~# mount /dev/dvd /cdrom  (berfungsi untuk mengenalkan cd installernya / proses mounting)
D4V1D:~# apt-get  install dhcp3-server  (untuk proses instalasi)

2. Konfigurasi

File konfigurasi dhcp3-server terletak di file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Gunakan editor nano untuk melakukan editing terhadap file konfigurasi tersebut. Sebelum melakukan konfigurasi DHCP Server, beberapa hal harus kita perhatikan diantaranya:

1. Alokasi IP Address yang akan diberikan kepada client harus berada satu network dengan IP Address server
2. Tentukan rentang IP Address yang akan diberikan kepada client tersebut
3. Alokasi IP Address untuk si client harus pula dilengkapi dengan subnet,  netmask,  dns server,   gateway,   broadcast

Edit file dhcpd.conf dengan perintah:
D4V1D:~# nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Contoh konfigurasi DHCP yang saya buat, sesuai dengan IP yang telah kita setting pada pembuatan Router sebagai berikut.

# A slightly different configuration for an internal subnet.
  subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.192 {
  range 192.168.1.10 192.168.1.20;
  option domain-name-servers 172.16.16.1;
  option domain-name "bloganakkomputer.com";
  option routers 192.168.1.1;
  option broadcast-address 192.168.1.63;
  default-lease-time 600;
  max-lease-time 7200;
}


Screenshoot dhcpd.conf

Jangan lupa lakukan proses restart terhadap service setiap kali kita melakukan perubahan pada
file konfigurasi:
D4V1D:~# /etc/init.d/dhcp3-server restart

3. Pengujian

Pengujian di Client
Untuk melakukan pengujian di sisi client, beberapa hal harus dilakukan diantaranya:
1.  Pastikan server dan client saling terkoneksi
2 . Lakukan proses pengaturan di sisi client bahwa settip IP Address di lakukan secara automatic.

1. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan setting di sisi client:
    Klik menu start - Control Panel
    Pilih Network Connection
    Pilih Local Area Network - klik kanan mouse - pilih Properties
    Pilih Internet Protocol (TCP/IP) - Pilih Properties
    Pilih opsi Obtain an IP address automatically
    Pilih opsi Obtain DNS server address automatically - tekan tombol OK



2. Setelah langkah diatas dilakukan, kita harus melakukan pengujian terhadap layanan service DHCP dari server. Ikuti langkah berikut:
     (a) Klik menu start - run ketik "cmd" . Maka akan muncul halaman dos prompt
     (b) Pada halaman Dos prompt tersebut lakukan perintah ipconf ig /release, pastikan bahwa IP address 
            dari interface berubah menjadi 0.0.0.0
     (c) Masih pada halaman yang sama ketikkan perintah ipconf ig /renew untuk memperoleh IP Address 
           dari server.
     (d) Bila tidak terjadi kesalahan seharusnya client sudah mendapat IP Address dari server.

Perhatikan gambar berikut yang membuktikan bahwa DHCP Server telah bekerja dan client memperoleh IP Address dari server.





Jika kita lihat Propertiesnya akan terlihat sebagai berikut.


Lalu coba kita ping gatewaynya..


Jika hingga langkah ini kita telah mendapat IP dari server dan ping gateway lancar berarti DHCP Server yang kita buat telah dapat berjalan dengan baik.
Sekian tutorial tentang DHCP server dan selamat mencoba.
D4V1D

Konfigurasi Virtual Host di Debian Lenny (Web Server_2)


Untuk sesi kali ini, saya ingin berbagi konfigurasi Virtual Host yang merupakan lanjutan dari Web Server. Namun sebelumnya saya anggap dahulu bahwa Web Server, Mail Server dan DNS Server yang akan kita buat virtual host sudah terinstall dan dikonfigurasi serta dapat berjalan dengan lancar.
Ok, langsung saja untuk konfigurasi Virtual Host ikuti langkah2 berikut.
1. Konfigurasi

·         Edit apache2
D4V1D:~# nano /etc/apache2/sites-available/default
·         Ubah dan tambahkan dengan domain yang kita buat pada bagian paling bawah. Karena saya akan membuat www.bloganakkomputer.com, mail.bloganakkomputer.com, download.bloganakkomputer.com maka konfigurasinya akan menjadi:



 
·         Buat juga folder untuk subdomain download (sebab saya membuat domain download.bloganakkomputer.com, jika subdomain anda berbeda, tinggal sesuikan saja).
D4V1D:~# mkdir /home/download

·         Restart apache2
D4V1D:~# /etc/init.d/apache2 restart

·         Buat file index untuk www.bloganakkomputer.com (tapi biasanya sudah ada file default untuk www ini)
D4V1D:~# nano /var/www/index.html
Isi script html sesuai yang kita inginkan (dapat juga dengan php script). Contohnya
Welcome

Selamat Datang di Blog Anak Komputer

·         Buat file index juga untuk download.bloganakkomputer.com.
D4V1D:~# nano /var/www/index.html
Isi script html sesuai yang kita inginkan (dapat juga dengan php script). Contohnya
Download

Ini adalah halaman Download Bloganakkomputer
·         Untuk index mail.bloganakkomputer.com tidak perlu dibuat sebab kita hanya mengarahkan saja ke index squirrelmail yang telah kita buat.

2. Pengujian 

Untuk pengujian, akan saya coba dari computer client dengan browser Mozilla Firefox (atau dapat dengan browser yang lain).

> Pertama buka www.bloganakkomputer.com, maka akan keluar:

> Lalu kita buka mail.bloganakkomputer.com dan akan keluar:



> Dan yang terakhir kita buka download.bloganakkomputer.com dan akan keluar:


Jika telah berhasil keluar halaman sesuia yang kita buat, berarti Virtual Host kita telah bekerja dengan baik. Namun jika belum keluar, cek sekali lagi mungkin konfigurasi apache2 atau file index yang kita buat salah tempat.
Sekian.
D4V1D

Membangun Mail Server Berbasis Debian 5 (Lenny)

-->

 E-mail merupakan aplikasi internet yang banyak digunakan saat ini untuk komunikasi dua arah. Selain karena kemudahan dalam penggunaannya juga karen kemurahan teknologi yang ditawarkan oleh email ini. E-mail singkatan dari electronic mail juga dapat dianalogikan dengan pengiriman surat yang umum digunakan saat ini melalui kantor pos, atau melalui jasa pengirim surat atau barang. Pengiriman email dilakukan melalui perangakat elektronik seperti HP/PDA.
Proses pengiriman/penerimaan e-mail melibatkan protokol Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) dan Post Office Protocol verson 3 (POP3). Protokol SMTP bertugas untuk mempros-es pengiriman mail (Outgoing mail) dan PHP3 bertugas untuk memproses penerimaan mail (Incoming mail).
Jika user atau pemilik e-mail tidak sedang aktif/off-line untuk mengakses e-mail, maka e-mail yang tertuju kepadanya akan ditampung sementara oleh server e-mail sampai pemilik email tersebut mengaksesnya. Hal ini bisa terjadi karena adanya protokol POP3.
Untuk instalasi kali ini saya asumsikan bahwa DNS server sudah terinstall dengan baik, dan jika ingin melihat konfigurasi DNS server sebelumnya dapat dilihat disini.


Step-By-Step sudah update pada 4-Nov-2012
Langkah-Langkah membuat mail server seperti berikut.
>  Instalasi
Postfix adalah aplikasi yang akan kita installkan untuk membangung sebuah mail server. Untuk melengkapi mail server kita harus menginstallkan software lain yaitu php5, courier-pop, courier-imap, dan Squirrelmail.
a.       Perintahnya
D4V1D:~# apt-get install postfix courier-imap courier-pop php5 squirrelmail
b.      Maka akan keluar pilihan Configuring courier-base

Pilih No
c.       Lalu keluar Postfix Configuration, pilih Local Only (sebab kita hanya akan menginstall mail server dalam skala local sebagai uji coba dahulu).




d.      Untuk system mail name masukkan bebas, dan saya pilih mail.bloganakkomputer.com



>  Konfigurasi
a.       Konfigurasi postfix pada file main.cf
D4V1D:~# nano /etc/postfix/main.cf
Tambahkan tanda # pada bagian mydestination dan mailbox_command.
Tambahkan pada baris terakhir
home_mailbox = Maildir/
Sehingga akan menjadi seperti gambar berikut.

Setelah konfigurasi file main.cf seperti di atas, Reconfigure Postfix untuk konfigurasi tambahan (bagian ini sebenarnya bisa di config manual seperti cara di atas, tapi untuk mempermudah saja letak  konfigurasi dan edit post ini, saya tambahkan di bawah step A)


D4V1D:~# dpkg-reconfigure postfix

Dan masukkan dengan ketentuan seperti di bawah ini (sesuaikan dengan kondisi mail server anda):
General Type of Mail Configuration : local only
System Mail Name                   : mail.bloganakkomputer.com
Root and postmaster mail recipient : (leave it blank)
Other destination to accept…       : (leave it as it was, just OK)
Force synchronous updates…         : No
Local Networks                     : 0.0.0.0/0 (add this at the end)
Use Procmail for local delivery    : No
Mailbox size limit (bytes)         : 0
Local address extension character  : +
Internet protocols to use          : ipv4

Restart service
D4V1D:~# /etc/init.d/postfix restart
D4V1D:~# /etc/init.d/courier-imap restart



b.      Kemudian masuk direktori skel dan buat direktori Maildir
D4V1D:~# cd /etc/skel/
D4V1D:/etc/skel# maildirmake Maildir 

c.       Konfigurasi squirrelmail
Buat konfigurasi untuk squirrelmail.
D4V1D:~# squirrelmail-configure
Kemudian akan muncul
Masukkan command
Command >> d
Lalu ketik courier
Command >> courier
Lalu akan keluar konfigurasi
imap_server_type = courier
default_folder_prefix = INBOX.
trash_folder = Trash
sent_folder = Sent
draft_folder = Drafts
show_prefix_option = false
default_sub_of_inbox = false
show_contain_subfolders_option = false
optional_delimiter = .
delete_folder = true

Press any key to continue...
Tekan enter
Save data
Command >> s
Lalu Quit
Command >> q

d.      Buat Virtualhost squirrelmail dengan cara edit /etc/apache2/apache2.conf
D4V1D:~# nano /etc/apache2/apache2.conf
Pada baris terakhir tambahkan,
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
Sehingga menjadi 



e.       Restart Apache
D4V1D:~# /etc/init.d/apache2 restart

>  Pengujian
A.    Dari computer server
D4V1D:~# lynx bloganakkomputer/squirrelmail
Sehingga akan keluar

Untuk uji coba apakah mail server sudah dapat berjalan dengan benar, kita perlu login, maka kita akan membuat user dahulu dari server dengan perintah
D4V1D:~# adduser angela

Adding user `angela' ...
Adding new group `angela' (1003) ...
Adding new user `angela' (1003) with group `angela' ...
Creating home directory `/home/angela' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for angela
Enter the new value, or press ENTER for the default
        Full Name []:
        Room Number []:
        Work Phone []:
        Home Phone []:
        Other []:
Is the information correct? [Y/n] y

Untuk melakukan test konfigurasi mail server pada local mesin (server) ikuti langkah-langkah
di bawah ini :
·         Masuk ke localmesin

D4V1D:~# telnet localhost 25

Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 bloganakkomputer.com ESMTP Postfix (Debian/GNU)
·         kemudian ketikan perintah di bawah ini
Anda : ehlo virtual.test
250-bloganakkomputer.com
250-PIPELINING
250-SIZE 10240000
250-VRFY
250-ETRN
250-STARTTLS
250-ENHANCEDSTATUSCODES
250-8BITMIME
250 DSN

Anda: mail from:angela@bloganakkomputer.com
Server: 250 2.1.0 Ok

Anda: rcpt to:david@bloganakkomputer.com
Server: 250 2.1.5 Ok

Anda: data
Server: 354 End data with .

Anda: Subject:mencoba kirim email
Hai,...
Namaku Angela
. (tanda titik)
Server: 250 2.0.0 Ok: queued as 17B2F503BA

Anda: quit
Server: 221 2.0.0 Bye

Screenshoot Langkah Telnet

Langkah di atas merupakan langkah untuk mengirim email ke david@bloganakkomputer.com yang merupakan user default (saat instalasi) dengan user angela@bloganakkomputer.com yang merupakan user kedua dengan program telnet.
Apakah email di atas telah terkirim ke user david? Mari kita cek dari computer client.

B.     Dari computer client
Dari computer client dengan browser, buka http://bloganakkomputer.com/squirrelmail
Masukkan username dan passwordnya, enter.
Buka Inbox dan cek Inbox.
Coba kita buka.
Lalu coba balas, dengan memilih reply.
Kemudian logout dan login dengan user angela.
Cek Inboxnya, bila sudah terkirim, maka mail server yang kita bangun telah berhasil.
Sampai langkah ini, bila proses mengirim (baik dari telnet maupun dari browser internet client) dan menerima telah berhasil, maka dapat kita pastikan mail server telah dapat berjalan lancar.
Namun sebenarnya ada yang masih kurang dengan alamat domainnya. Kita harus memasukkan alamat http://bloganakkomputer.com/squirrelmail untuk dapat mengaksesnya. Bagaimana caranya, supaya untuk dapat mengaksesnya dengan alamat http://mail.bloganakkomputer.com/ ?
Akan saya bahas di bagian berikutnya pada bagian Virtual Host.

Bila masih ada yang kesulitan, bisa comment di bawah, dan sertakan email anda untuk balasan..
Sekian.
D4V1D