TEMPO.CO , London:Selama ini keberadaan makhluk luar angkasa (alien) di sistem tata surya masih menjadi misteri. Banyak pengakuan adanya penampakan berwujud alien namun belum ada satupun yang dipastikan keasliannya. Hal ini rupanya memicu para ilmuwan Inggris untuk mencari kebenaran adanya kehidupan asing seperti alien di luar angkasa.
Ilmuwan dari 11 institusi telah menyiapkan jaringan untuk mengoordinasikan pelacakan alien yang disebut Search for Extra-Terrestrial Intelligence (Seti).
Astronom Inggris, Sir Martin Rees akan bertindak sebagai ketua dalam pencarian ini. Kelompok jaringan ini sedang menggalang pendanaan sekitar US$ 1 juta atau sekitar Rp 9,9 miliar per tahun untuk mendukung pencarian sinyal alien dari teleskop radio dan untuk analisa data. Pendanaan juga akan digunakan untuk penelitian yang berhubungan dengan pencarian alien. Sejauh ini proyek Seti telah dilakukan di Amerika Serikat dan pendanaan terbesar berasal dari donasi swasta.
Koordinator United Kingdom Seti Research Network (UKSRN), Alan Penny mengatakan, sangat penting bagi ilmuwan Inggris untuk turut serta dalam proyek tersebut. "Jika kami punya sebagian dari 200, setengah persen dari uang yang ada untuk penelitian astronomi saat ini, kami bisa membuat perbedaan yang menakjubkan dan bisa sebanding dengan usaha yang dilakukan Amerika," kata peneliti dari the University of St Andrews, Skotlandia itu, seperti dikutip dari laman BBC.
Meski tidak yakin akan keberadaan alien, namun ia merasa tetap perlu mencari tahu adanya kehidupan lain di luar angkasa. "Jika kita tidak sendirian, itu menarik dalam cara yang sangat berbeda," katanya.
Inggris memang salah satu negara yang aktif melakukan pencarian alien. Sejak puluhan tahun, pemerintah Inggris punya satuan tugas khusus yang menyelidiki keberadaan UFO.
"Jika alien menembakkan laser melalui teleskop optik besar untuk mengirimkan sinyal atau mengumumkan keberadaan mereka, maka getaran itu bisa terdeteksi dari jarak ribuan tahun cahaya," kata Penny.
Peneliti dan fasilitas Inggris memiliki keterlibatan sesekali dalam proyek Seti setiap tahun. Yang paling signifikan adalah penggunaan pada Jodrell Bank pada 1998-2003, dan teleskop radio Lovell dalam Project Phoenix. Alat ini berfungsi mencari sinyal yang terpancar dari sekitar 1.000 bintang terdekat. Dibuat dan didanai oleh Seti Institute, proyek tersebut tidak menemukan apapun.
Jodrell telah diperbarui, terhubung dengan serat optik yang tersusun 217 kilometer dengan enam teleskop lain di seluruh Inggris. Dikenal sebagai eMerlin, sistem ini akan jauh lebih kuat untuk memindai langit sebagai transmisi alien.
ROSALINA
Topik Terhangat
Karya Penemu Muda | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | Bencana Aceh
Berita Lain:
Eggi Sudjana Lolos Calon Gubernur Jawa Timur
Tiru Jokowi, Calon Gubernur PDIP Blusukan ke Pasar
Inilah 21 Negara Tempat Snowden Meminta Suaka